Pencarian

Ketua Kwarda Pramuka Kaltara Dorong Karya Pelajar Nunukan Masuk Jaringan UMKM dan Jadi Oleh-oleh Khas

Selasa, 27 Oktober 2026 • 09:16:31 WIB
Ketua Kwarda Pramuka Kaltara Dorong Karya Pelajar Nunukan Masuk Jaringan UMKM dan Jadi Oleh-oleh Khas
Ketua Kwarda Pramuka Kaltara Rahmawati meninjau produk kreatif peserta Kemah Bakti Kreatif dan Inovatif di Nunukan.

NUNUKAN — Berbagai produk kreatif anggota Pramuka di Kabupaten Nunukan dinilai punya peluang ekonomi yang belum tergarap. Rahmawati menilai hasil karya peserta Kemah Bakti Kreatif dan Inovatif Saka Widya Budaya Bakti Kwarda Kaltara layak dijajaki masuk ke jaringan UMKM, dengan pendampingan kelompok PKK setempat.

Syaratnya jelas: produk harus lolos pemeriksaan kelayakan dan uji halal lebih dulu. Pemerintah daerah diminta memfasilitasi dua tahap itu agar karya pelajar tidak berhenti sebagai pajangan kegiatan sekolah.

Olahan Rumput Laut hingga Kerajinan Tangan Jadi Andalan

Potensi itu terlihat dari ragam produk yang dibuat peserta. Mulai dari olahan pangan berbahan dasar rumput laut sampai kerajinan tangan. Bahan bakunya diambil dari sekitar lingkungan sekolah dan wilayah Nunukan.

Menurut Rahmawati, pemanfaatan bahan baku lokal memberi nilai tambah tersendiri. Produk jadi lebih murah diproduksi, sekaligus memperkenalkan potensi daerah ke pendatang.

"Produk ini nantinya bisa menjadi pilihan utama oleh-oleh bagi tamu maupun masyarakat luas yang berkunjung ke Nunukan. Keunggulannya ada pada pemanfaatan bahan baku lokal sekitar yang mampu diolah menjadi barang bernilai ekonomi," ujar istri Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang itu.

Bupati Diminta Akomodasi dan Promosikan Karya Pelajar

Rahmawati secara terbuka meminta perhatian Bupati Nunukan. Menurutnya, apresiasi kepala daerah menjadi pemacu semangat siswa untuk terus berinovasi.

"Kami memohon perhatian langsung dari Pak Bupati agar karya anak-anak ini diakomodasi dan dipromosikan. Apresiasi serta dorongan dari kepala daerah akan menjadi lecutan semangat bagi para siswa untuk terus berinovasi," kata Rahmawati.

Dukungan yang dijajaki tidak berhenti di pemasaran. Rahmawati juga membuka jalur bantuan bibit dari Dinas Pertanian agar pelajar bisa berkebun di lahan sekolah. Dengan begitu, rantai belajar kewirausahaan berjalan utuh: dari menyediakan bahan baku, mengolah, menjaga mutu, sampai mengenal peluang pasar.

"Dinas Pertanian juga bisa mendukung lewat bantuan bibit. Jadi anak-anak ini bukan cuma mengolah produk, tapi juga diajak memanfaatkan lahan sekolah untuk berkebun," tambahnya.

Bupati Nunukan: Kreativitas Bagus, tapi Mutu Harus Konsisten

Bupati Nunukan Irwan Sabri, yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Nunukan, mengapresiasi kreativitas peserta. Produk yang diperkenalkan mencakup olahan makanan hingga kerajinan dengan unsur budaya dan rumah adat setempat.

"Pemerintah daerah sangat mengapresiasi kreativitas para pelajar. Mereka tidak hanya membuat olahan makanan, tapi juga menampilkan unsur budaya, rumah adat, hingga souvenir khas daerah," puji Irwan.

Irwan memberi catatan penting. Kreativitas saja tidak cukup kalau produk hendak naik kelas menjadi UMKM resmi. Konsistensi cita rasa dan kemampuan memenuhi kebutuhan produksi harus disiapkan sejak awal.

"Kreativitas yang ditampilkan sangat bagus. Namun, jika ingin dinaikkan ke level UMKM resmi dan dijadikan oleh-oleh khas daerah, para siswa harus mampu menjaga konsistensi mutu, rasa, dan pasokan produk secara berkelanjutan," tutur Irwan.

Pemkab Nunukan, kata Irwan, membuka peluang mendorong pengembangan karya pelajar tersebut. Jika kesiapan produksi terpenuhi, produk itu disiapkan menjadi ciri khas daerah sekaligus suvenir resmi bagi tamu yang datang.

"Kalau sudah bisa konsisten, insyaallah nanti bisa dinaikkan ke level UMKM. Produk-produk ini kelak menjadi ciri khas Kabupaten Nunukan sekaligus souvenir resmi bagi setiap tamu yang datang," pungkasnya.

Follow infobulungan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: headlinews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks