NUNUKAN — Kepala Cabang PT PELNI Nunukan, Sudjito, menyatakan dukungan finansial itu merupakan wujud partisipasi perusahaan dalam kegiatan kemasyarakatan yang memberi manfaat bagi kehidupan sosial dan budaya masyarakat. Penyaluran bantuan dilakukan bersamaan dengan berlangsungnya lomba yang diikuti peserta dari berbagai wilayah Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kecintaan terhadap seni rebana. Rebana tidak hanya dinilai sebagai karya seni, tetapi juga bagian dari tradisi keagamaan dan budaya Islam yang tumbuh di tengah masyarakat Nunukan.
Rebana sebagai Perekat Silaturahmi Warga Nunukan
Menurut Sudjito, lomba rebana memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi keagamaan yang tumbuh di masyarakat. Kegiatan semacam itu juga dinilai dapat mempererat tali silaturahmi dan membangun kebersamaan antarwarga.
Selain itu, lomba ini mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga warisan budaya agar tetap dikenal oleh generasi berikutnya. Antusiasme peserta dari berbagai majelis taklim menunjukkan tradisi rebana masih hidup di Kabupaten Nunukan.
"Melalui dukungan finansial ini, PELNI menunjukkan komitmennya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan kemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan sosial dan budaya," ujar Sudjito, Kamis (15/10/2026).
PELNI Perkuat Peran Sosial di Wilayah Operasional
Sudjito menjelaskan, dukungan terhadap kegiatan lokal merupakan bagian dari upaya PELNI memperkuat hubungan dengan masyarakat di wilayah operasional perusahaan. Kehadiran PELNI diharapkan tidak hanya dirasakan melalui layanan transportasi laut, tetapi juga melalui kontribusi sosial bagi lingkungan sekitar.
Perusahaan pelayaran nasional itu berharap Lomba Rebana Se-Kabupaten Nunukan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Dengan begitu, seni rebana tetap dikenal dan diminati generasi muda serta menjadi sarana mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.
"PELNI berharap kegiatan seperti Lomba Rebana Se-Kabupaten Nunukan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga seni rebana tetap dikenal dan diminati oleh generasi muda serta menjadi sarana mempererat persaudaraan di tengah masyarakat," ungkapnya.
Partisipasi dalam kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya berkaitan dengan layanan transportasi laut. PELNI berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya, termasuk dalam menjaga tradisi keagamaan di Kabupaten Nunukan.
"Partisipasi PELNI dalam kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa kehadiran perusahaan tidak hanya berkaitan dengan layanan transportasi laut, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya," tutup Sudjito.