Pencarian

Tardozzi Yakin Marc Marquez Tetap Menyerang di 4 Seri Sisa MotoGP 2026

Senin, 26 Oktober 2026 • 19:22:31 WIB
Tardozzi Yakin Marc Marquez Tetap Menyerang di 4 Seri Sisa MotoGP 2026
Manajer Ducati Davide Tardozzi menegaskan Marc Marquez akan tetap menyerang di empat seri sisa MotoGP 2026.

KALIMANTAN UTARA — Davide Tardozzi menegaskan Marc Marquez tidak akan mengendurkan tekanan meski memimpin klasemen MotoGP 2026. Manajer Ducati itu menilai pebalapnya bakal tetap agresif di empat seri tersisa, dengan Aprilia sebagai ancaman utama.

Marquez baru saja merebut posisi teratas klasemen usai memenangi Sprint MotoGP Australia di Phillip Island. Pebalap Spanyol itu unggul 10 poin atas Jorge Martin, yang terjatuh saat berduel dengannya di sesi tersebut.

Keunggulan Marquez seharusnya bisa melebar. Sayang, balapan utama MotoGP Australia pada Minggu (25/10) dibatalkan karena jarak pandang buruk membuat helikopter medis tak bisa beroperasi dengan aman.

Martin juga dinyatakan absen di balapan utama akibat patah pergelangan tangan kanan dari insiden Sprint. Kondisi itu membuat peta persaingan gelar berubah menjelang empat seri penutup.

Pembatalan Balapan Rugikan Ducati, tapi Keselamatan Nomor Satu

Tardozzi mengakui pembatalan tersebut membuat Ducati kehilangan peluang menambah keunggulan poin. Meski begitu, ia mendukung penuh keputusan penyelenggara yang mengutamakan keselamatan pebalap.

"Bagi Ducati, jelas kami kehilangan kesempatan. Namun, hal pertama yang selalu kami pikirkan adalah keselamatan pebalap," kata Tardozzi, dikutip dari Crash.net.

Ia menegaskan keselamatan berada di atas segalanya, termasuk olahraga dan bisnis. Pengalaman pribadinya kehilangan karier seorang pebalap pada 1998 bersama Carl Fogarty membuatnya tak ingin hal serupa terulang.

"Jika keputusannya adalah demi keselamatan, balapan harus dibatalkan. Sekali lagi, saya pikir kami kehilangan kesempatan, tetapi keselamatan harus diutamakan daripada olahraga," ujarnya.

Bezzecchi dan Martin Dinilai Kurang Beruntung di Phillip Island

Tardozzi menilai Aprilia juga dirugikan sepanjang akhir pekan di Phillip Island. Hujan pada Sabtu pagi memengaruhi sesi kualifikasi, sementara Marco Bezzecchi sebenarnya tampil kompetitif dalam kondisi kering.

Bezzecchi mampu merangsek dari baris keempat hingga finis di posisi keempat Sprint. Martin pun sempat memberi perlawanan ketat kepada Marquez sebelum terjatuh.

"Saya pikir mereka kurang beruntung karena jelas dalam kondisi kering Bezzecchi sangat kompetitif. Dia naik dari baris keempat ke posisi keempat di Sprint," ujar Tardozzi.

"Martin melakukan kesalahan, tetapi dia sangat kompetitif. Saya tidak tahu apakah Marc mampu mengalahkannya. Saya pikir duel mereka akan berlangsung hingga akhir, tetapi sayangnya Martin melakukan kesalahan."

Tiga dari Empat Seri Sisa Cocok untuk Aprilia

Dengan empat seri tersisa, Tardozzi memperkirakan Marquez tetap mengambil pendekatan agresif meski sudah memimpin klasemen. Ia menyebut tiga dari empat seri berikutnya berpotensi lebih cocok bagi Aprilia.

"Saya pikir dia akan menyerang. Sejujurnya, dari empat balapan berikutnya, tiga akan cocok untuk Aprilia dan ada satu balapan di mana kami bisa lebih cepat daripada mereka," kata Tardozzi.

Ducati tetap percaya diri karena memiliki Marquez sebagai andalan. Tardozzi juga tetap menghormati kekuatan rival, terutama Aprilia yang menurunkan dua pebalap dalam persaingan gelar.

"Pada akhirnya, kami memiliki Marc Marquez. Itu yang membuat kami tenang," ujarnya.

"Kami tahu lawan-lawan kami sangat kuat. Mereka memiliki dua pebalap yang bersaing untuk kejuaraan. Jadi, mereka mendapatkan rasa hormat penuh dari kami karena kami tahu potensi mereka sebagai pabrikan dan terutama sebagai pebalap," kata Tardozzi.

"Namun, sekali lagi, kami adalah Ducati, kami selalu berada di sana, dan kami memiliki Marc Marquez."

Follow infobulungan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sport.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks