TARAKAN — Pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran terus didorong untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Utara. Upaya itu mengemuka dalam Roadshow Webinar Assemblr EDU Provinsi Kalimantan Utara bertajuk "Strategi Praktis Pemanfaatan Assemblr EDU untuk Pembelajaran Aktif dan Kontekstual di Kelas". Kegiatan berlangsung daring selama dua jam, pukul 14.00–16.00 WITA atau 13.00–15.00 WIB.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltara, Hasanuddin, menyebut transformasi digital telah menjadi bagian penting dunia pendidikan. Menurut dia, teknologi tidak lagi berperan sebagai pelengkap, melainkan kebutuhan dasar untuk menciptakan ruang belajar yang relevan, inovatif, dan menyenangkan.
Akun belajar.id Jadi Modal Awal
Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah memfasilitasi pendidik dengan akun akses layanan pendidikan belajar.id. Hasanuddin menilai akun itu perlu dioptimalkan lewat berbagai platform pembelajaran digital.
"Akun ini tentu akan menjadi modal yang lebih ampuh apabila kita optimalkan penggunaannya melalui platform-platform pembelajaran digital terdepan, seperti Assemblr EDU dan Canva Pendidikan," jelasnya.
Materi Abstrak Dibawa ke Ruang Kelas Lewat Augmented Reality
Assemblr EDU dapat dimanfaatkan guru untuk menghadirkan pengalaman belajar berbasis Augmented Reality atau realitas berimbuh. Materi ditampilkan dalam bentuk visual tiga dimensi interaktif sehingga membantu peserta didik memahami pelajaran dengan lebih mudah.
"Melalui Assemblr EDU, Bapak dan Ibu Guru dapat menghadirkan pengalaman belajar berbasis Augmented Reality, membawa visual 3D interaktif ke dalam ruang kelas sehingga materi yang abstrak dapat dipahami dengan lebih mudah dan menyenangkan," tuturnya.
Canva Pendidikan untuk Bahan Ajar hingga Video Pembelajaran
Selain Assemblr EDU, Canva Pendidikan disebut bisa mengembangkan kreativitas guru dalam menyusun bahan ajar. Platform itu dapat dipakai membuat presentasi, infografis, hingga video pembelajaran.
"Melalui Canva Pendidikan, Bapak dan Ibu dapat menuangkan kreativitas dalam menyusun bahan ajar, presentasi, infografis, hingga video pembelajaran profesional dengan mudah menggunakan akun belajar.id," bebernya.
Tantangan Geografis Kaltara dan Harapan Pemerataan
Hasanuddin menilai pemanfaatan teknologi digital semakin penting bagi Kaltara yang memiliki kondisi geografis luas. Wilayahnya mencakup kawasan perkotaan, pesisir, hingga perbatasan. Kondisi itu, katanya, tidak seharusnya menghambat pendidik berinovasi.
"Provinsi Kalimantan Utara mungkin memiliki bentang geografis yang luas, dari kawasan pesisir hingga perbatasan. Namun, tantangan geografis tidak boleh menjadi penghalang bagi kita untuk berinovasi," tegasnya.
Teknologi disebutnya dapat menjadi jembatan yang menghubungkan semangat belajar di berbagai wilayah Kaltara. Dengan pemanfaatan yang tepat, teknologi diharapkan mendukung pemerataan akses pembelajaran inovatif, baik di perkotaan maupun pelosok.
"Teknologi adalah jembatan yang menyatukan semangat belajar kita dari kota hingga pelosok negeri," terangnya.
Apresiasi ke Pusdatin Kemendikdasmen
Melalui kegiatan tersebut, Hasanuddin berharap seluruh pendidik di Kalimantan Utara memanfaatkan kesempatan meningkatkan kompetensi digital, mengoptimalkan akun belajar.id, serta menghasilkan karya pembelajaran yang menginspirasi peserta didik.
"Saya berharap melalui roadshow webinar ini, seluruh pendidik di Kalimantan Utara dapat memanfaatkan kesempatan berharga ini untuk meningkatkan kompetensi digitalnya, mengoptimalkan akun belajar.id, dan menginspirasi peserta didiknya," harapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikdasmen, panitia pelaksana, serta pihak yang menginisiasi dan mendukung kegiatan di Kalimantan Utara. Webinar itu turut dihadiri Kepala Kantor Guru dan Tenaga Kependidikan Provinsi Kalimantan Utara, Maimun Rizal.