TARAKAN — Taufqir, S.Kom., resmi memimpin Taman Iskandar Muda Cabang Kalimantan Utara untuk periode 2026–2030. Pelantikan berlangsung di Gedung Aula FKUB Kota Tarakan, RT 10 Kelurahan Kampung 1 Skip, Kecamatan Tarakan Tengah, dan dihadiri sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat.
Turut hadir dalam acara itu Walikota Tarakan Dr. Khairul, M.Kes., Ketua Umum Pimpinan Pusat Taman Iskandar Muda Ir. H. Muslim Armas, Anggota DPRD Kaltara Supaad Hadianto, S.E., Ketua DPRD Kota Tarakan M. Yunus, S.H., serta Al-Mukarrom KH. Zaenuddin Dalila. Jajaran ketua paguyuban dan ormas se-Kota Tarakan, tokoh agama, dan warga Aceh di Kaltara juga memenuhi ruangan.
Komitmen Taufqir Lanjutkan Program Organisasi
Dalam sambutannya, Taufqir menyatakan kesiapan melanjutkan program-program yang telah berjalan dan memajukan organisasi. Ia menegaskan komitmennya melayani warga Aceh di perantauan agar semakin rukun dan bersatu.
Walikota Tarakan menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas pelantikan jajaran pengurus baru. Ia berharap pengurus dapat membawa keberkahan, bersinergi dengan Pemerintah Kota Tarakan, serta berkolaborasi dengan berbagai suku di Tarakan.
Menurut Khairul, kerukunan dan keamanan menjadi modal utama pembangunan daerah. Karena itu, kolaborasi lintas suku di Tarakan perlu terus dijaga.
Pesan Ketum PP: Pegang Teguh AD/ART, Siap Berkorban
Ketua Umum Pimpinan Pusat Taman Iskandar Muda Ir. H. Muslim Armas menyampaikan terima kasih kepada pengurus lama atas dedikasinya. Kepada pengurus baru, ia berpesan agar memegang teguh AD/ART organisasi dan siap berkorban waktu, pikiran, tenaga, hingga materi.
"Di era digitalisasi dan transformasi ini, kita dituntut bertindak lebih cepat, terbuka, dan selalu menyapa warga agar dapat merangkul semua lapisan, sekaligus melestarikan budaya Aceh di tanah perantauan. Kita harus solid, rukun, dan meningkatkan kerja sama dengan pemerintah serta seluruh paguyuban untuk memberi kontribusi nyata bagi daerah," ujar Muslim Armas.
Santunan Yatim dan Tausiah Maulid Nabi 1448 H
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim piatu dari Panti Asuhan Nur Muhammad Tarakan. Acara kemudian ditutup dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.
Intelektual dan tokoh agama KH. Zainuddin Dalila memberikan tausiah dalam peringatan tersebut. Ia menekankan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW untuk melahirkan generasi yang beriman dan bertakwa.