TANJUNG SELOR — Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalimantan Utara, H. Muhammad Nasir, menegaskan bahwa seluruh unsur DPRD memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan percepatan pembangunan kawasan perbatasan, khususnya di wilayah Krayan, Kabupaten Nunukan. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama masyarakat Krayan Selatan yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kaltara, pekan ini.
DPRD Tak Hanya Bahas di Dalam, Tapi Kawal Aspirasi ke Pusat
Nasir menegaskan bahwa komitmen tersebut tidak hanya diwujudkan melalui pembahasan di DPRD. Pihaknya juga akan mengawal aspirasi masyarakat agar mendapat perhatian dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
"Seluruh unsur DPRD memiliki komitmen yang sama dalam memperjuangkan pembangunan kawasan perbatasan," kata Nasir.
Mengapa Infrastruktur Krayan Jadi Prioritas?
Menurut Nasir, pembangunan infrastruktur di Krayan memiliki arti strategis. Hal ini berkaitan langsung dengan konektivitas, pelayanan publik, serta aktivitas ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan.
"Kami ingin memastikan aspirasi masyarakat tidak berhenti di forum ini. DPRD akan terus mengawal setiap usulan agar dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing," ujarnya.
Harapan Sinergi Tiga Pilar Pemerintahan
Nasir berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat semakin kuat. Dengan begitu, pembangunan yang dibutuhkan masyarakat Krayan dapat segera direalisasikan.
"Harapan kami, sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat semakin kuat sehingga pembangunan yang dibutuhkan masyarakat Krayan dapat segera direalisasikan," pungkasnya.