KALIMANTAN UTARA — Persebaya Surabaya pulang tanpa poin setelah tumbang 0-1 dari PSM Makassar dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Sulawesi Selatan, Kamis (22/10). Gol bunuh diri Yuran Fernandes pada menit ke-74 memastikan tiga poin untuk PSM, sementara Persebaya gagal memanfaatkan sejumlah peluang emas, termasuk titik penalti.
Kekalahan Persebaya tidak lepas dari rotasi yang dilakukan Bernardo Tavares. Pelatih asal Portugal itu mengaku sengaja mengubah komposisi pemain karena jadwal pertandingan yang mepet dan perjalanan jauh ke Parepare. Ia memilih melindungi pemain yang sudah menumpuk menit bermain dan memberi kesempatan kepada pemain lain.
Gol Bunuh Diri Yuran Fernandes Jadi Pembeda
Satu-satunya gol dalam laga ini lahir dari situasi yang pahit bagi Persebaya. Yuran Fernandes, mantan pemain PSM, mencetak gol bunuh diri pada menit ke-74. Kesalahan itu menjadi penentu hasil akhir karena Persebaya tak mampu membalas hingga peluit panjang.
Babak Pertama Minim Akurasi, Babak Kedua Berubah Arah
Tavares menilai babak pertama berjalan tidak maksimal untuk kedua tim. Persebaya dan PSM sama-sama kesulitan menunjukkan akurasi penyelesaian akhir. Situasi berubah setelah turun minum ketika Persebaya tampil lebih agresif dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya.
"Kami bermain lebih baik pada babak kedua dibandingkan tim lawan. Kami menciptakan lebih banyak peluang emas, tetapi sayangnya tidak bisa mengubah peluang-peluang tersebut menjadi gol," kata Tavares usai laga.
Peluang Emas Persebaya Buyar, Penalti Ikut Gagal
Persebaya punya banyak kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Bola sempat membentur tiang gawang, sundulan Yuran mengancam, dan tembakan Tony nyaris masuk. Peluang paling menyakitkan datang dari titik penalti yang gagal dimanfaatkan menjadi gol.
"PSM lebih beruntung pada pertandingan hari ini. Kami memiliki beberapa peluang untuk mencetak gol, tetapi tidak berhasil memanfaatkannya," ujar Tavares.
Francisco Rivera Ikut Kecewa dengan Hasil di Parepare
Kekecewaan juga dirasakan Francisco Rivera. Pemain Persebaya itu mengaku timnya gagal membawa pulang tiga poin dan sepakat dengan evaluasi Tavares soal performa babak pertama yang belum maksimal.
"Kami kecewa karena tidak bisa membawa pulang tiga poin. Saya setuju dengan pelatih bahwa pada babak pertama kami tidak bermain maksimal," kata Rivera.
Rivera menilai Persebaya menunjukkan peningkatan setelah turun minum dengan menciptakan banyak peluang. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat semua usaha itu sia-sia.
Fokus Beralih ke Pemulihan dan Laga Berikutnya
Meski kecewa, Tavares meminta para pemain segera mengalihkan perhatian. Persebaya harus melakukan pemulihan kondisi fisik sekaligus mengevaluasi kekurangan yang terlihat saat menghadapi PSM.
"Kami harus segera melakukan pemulihan pemain dan memperbaiki apa yang masih kurang. Setelah ini, kami harus bersiap menghadapi pertandingan berikutnya," tutur Tavares.
Kekalahan ini menjadi catatan penting bagi Persebaya soal efektivitas lini serang. Rivera menegaskan timnya akan bekerja keras memperbaiki performa dan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan selanjutnya.