Pencarian

Ketua Komisi IV DPRD Kaltara Tamara Moriska: Partisipasi Warga Kunci Perkuat Demokrasi di Tanjung Selor

Jumat, 21 Agustus 2026 • 18:16:01 WIB
Ketua Komisi IV DPRD Kaltara Tamara Moriska: Partisipasi Warga Kunci Perkuat Demokrasi di Tanjung Selor
Ketua Komisi IV DPRD Kaltara Tamara Moriska menghadiri FGD Penilaian Indeks Kualitas Demokrasi di Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Rabu (19/8/2026).

TANJUNG SELOR — Demokrasi yang sehat tidak cukup diukur dari pelaksanaan pemilu atau proses politik semata. Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Tamara Moriska, S.H., M.H., menegaskan bahwa kualitas demokrasi juga harus tercermin dari keterbukaan ruang aspirasi dan pemenuhan hak-hak warga di tengah pembangunan daerah.

Pernyataan tersebut disampaikan Tamara saat menghadiri Focus Group Discussion (FGD) Penilaian Indeks Kualitas Demokrasi (IKD) yang digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Utara, Rabu (19/8/2026). Forum ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk memotret kondisi demokrasi di Kaltara dari berbagai sudut pandang.

Demokrasi Tidak Cukup Hanya dengan Pemilu

Menurut Tamara, indikator demokrasi yang berkualitas tidak berhenti pada terselenggaranya pesta demokrasi. Lebih dari itu, kemampuan pemerintah dan lembaga publik dalam merespons kebutuhan masyarakat menjadi tolok ukur utama.

“Demokrasi yang berkualitas tidak hanya tercermin dari proses politik, tetapi juga dari keterbukaan, partisipasi masyarakat, pemenuhan hak-hak warga, serta kemampuan pemerintah dan lembaga publik dalam merespons kebutuhan masyarakat,” ujar Tamara.

Ruang Aspirasi Warga Harus Diperluas

Ia menekankan bahwa masyarakat membutuhkan ruang yang luas untuk menyampaikan pandangan terhadap berbagai kebijakan pembangunan. Aspirasi yang mengalir dari bawah tersebut dinilai penting untuk menjadi bahan pertimbangan dalam setiap pengambilan keputusan.

“Semakin kuat partisipasi publik dalam pembangunan, semakin besar pula peluang terciptanya kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” kata Tamara.

FGD IKD Jadi Bahan Evaluasi Pembangunan

Tamara berharap masukan yang muncul dalam forum FGD mampu memberikan gambaran objektif mengenai perkembangan demokrasi sekaligus persoalan yang masih perlu dibenahi. Hasil penilaian IKD ini pun diharapkan tidak hanya menjadi angka statistik, melainkan pijakan untuk langkah perbaikan ke depan.

“Harapannya, hasil penilaian ini benar-benar menjadi masukan untuk meningkatkan kualitas demokrasi sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam pembangunan Kaltara,” pungkasnya.

Di sisi lain, ia mengingatkan perlunya sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan masyarakat. Setiap pihak memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan demokrasi yang terbuka, inklusif, dan menghargai hak masyarakat.

Follow infobulungan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: swaraborneo.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks