Pencarian

Dua Pekerja Tewas di Tana Tidung, DPD RI Minta SOP Tambang dan Pengawasan Kerja Malam Diperketat

Minggu, 01 November 2026 • 19:15:31 WIB
Dua Pekerja Tewas di Tana Tidung, DPD RI Minta SOP Tambang dan Pengawasan Kerja Malam Diperketat
Dua pekerja helper ekskavator tewas dalam insiden alat berat tenggelam di kawasan perkebunan kelapa sawit, Desa Sepala Dalung, Kabupaten Tana Tidung.

TANA TIDUNG — Dua pekerja yang bertugas sebagai helper unit ekskavator tewas dalam insiden alat berat tenggelam di kawasan perkebunan kelapa sawit, Jumat (30/10/2026) sekitar pukul 17.00 WITA. Kedua korban adalah Sulfahmi dan Danil Wahyu, yang bekerja di bawah PT Karya Teknik Kontraktor (KTK) selaku subkontraktor PT TUM.

Berdasarkan informasi kronologis sementara, keduanya disebut telah menyelesaikan pekerjaan dan kembali ke mess karyawan PT KTK sebelum peristiwa terjadi. Lokasi kejadian berada di Desa Sepala Dalung, Kecamatan Sesayap Hilir, Kabupaten Tana Tidung.

Insiden tersebut langsung mendapat perhatian dari DPD RI. Hasan Basri, Ketua Panitia Urusan Rumah Tangga DPD RI, meminta kasus itu tidak berhenti sebagai persoalan internal perusahaan.

Desakan Pengusutan ke Pemilik dan Kontraktor

Hasan menegaskan, kejadian itu harus menjadi bahan evaluasi bagi seluruh perusahaan yang beroperasi di kabupaten dan kota se-Kalimantan Utara. Menurutnya, tanggung jawab keselamatan melekat pada perusahaan, bukan hanya pada pekerja.

"Setiap perusahaan memiliki tanggung jawab memastikan seluruh pekerja mendapatkan perlindungan keselamatan. Terlebih, aktivitas operasional yang melibatkan alat berat di kawasan perkebunan memiliki risiko yang harus diantisipasi melalui penerapan prosedur operasional standar atau standar operasional prosedur (SOP) secara ketat," ujarnya, Minggu (1/11).

Permintaan itu ia sampaikan secara khusus kepada PT TUM sebagai pemilik perusahaan dan PT KTK sebagai kontraktor pelaksana. Keduanya diminta memperhatikan K3 seluruh pekerja, terutama di area perkebunan kelapa sawit.

"Pertama, kami meminta kepada pihak perusahaan, baik pemilik perusahaan PT TUM maupun kontraktornya (PT KTK), untuk betul-betul memperhatikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) seluruh pekerja. SOP dalam setiap kegiatan harus diterapkan secara ketat, khususnya di area perkebunan kelapa sawit ini," tegas Hasan.

Pengecekan dan Pengisian BBM Malam Hari Jadi Sorotan

Selain tanggung jawab terhadap korban, Hasan menyoroti aktivitas pengecekan dan pengisian bahan bakar alat berat yang dilakukan pada malam hari. Aspek jam kerja dan pengawasan pekerja dinilainya perlu masuk dalam penyelidikan.

"Setial perusahaan wajib mengevaluasi apakah kegiatan tersebut telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Karena, pekerjaan di luar jam operasional harus memiliki pengaturan dan pengawasan yang jelas, terutama apabila dilakukan di lokasi yang memiliki potensi bahaya. Selain itu, perusahaan harus memperketat aturan apakah kegiatan di malam hari tersebut secara aturan diperbolehkan atau tidak," ujarnya.

Menurut Hasan, pekerjaan di luar jam operasional membutuhkan pengaturan dan pengawasan yang jelas, terutama di lokasi dengan potensi bahaya tinggi. Perusahaan juga diminta mempertegas apakah kegiatan malam hari itu diperbolehkan menurut aturan yang berlaku.

Evaluasi Berlaku untuk Seluruh Perusahaan di Kaltara

Kasus ini menjadi pengingat bagi perusahaan di sektor perkebunan, pertambangan, dan konstruksi di Kalimantan Utara. Kelalaian dalam pengawasan maupun penerapan prosedur kerja berpotensi berujung pada kecelakaan yang mengancam nyawa pekerja.

Hasan meminta insiden di Tana Tidung diusut tuntas, bukan sekadar diselesaikan di tingkat internal perusahaan. Hasil penyelidikan diharapkan menjadi dasar perbaikan prosedur keselamatan kerja di seluruh wilayah Kaltara.

Follow infobulungan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radartarakan.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks