TARAKAN — Pembangunan Musholla Al-Amri menjadi bagian dari upaya LAZNAS BMH Kalimantan Utara mewujudkan amanah wakaf sekaligus mendukung aktivitas ibadah para santri di Pesantren Tahfidz Hidayatullah. Lahan seluas 2 hektare yang menjadi lokasi musholla kini mulai dikembangkan, tidak hanya untuk tempat ibadah tetapi juga penanaman pohon buah-buahan dan pembangunan greenhouse.
Pengelola tanah wakaf menyampaikan terima kasih kepada LAZNAS BMH dan para donatur yang telah membantu membuka serta mengembangkan lahan tersebut sejak awal. Menurutnya, perubahan pada lahan itu sudah terlihat meski pembangunan belum tuntas.
Dari Hutan Semak Belukar Jadi Lahan Produktif Pesantren
Lahan wakaf yang kini menjadi lokasi Musholla Al-Amri dulunya berupa hutan semak belukar. Kini di atasnya sudah terlihat pohon buah-buahan yang terus tumbuh, greenhouse, dan progres pembangunan musholla.
Ke depan, lahan tersebut diharapkan turut menopang keberlangsungan operasional pesantren. Selain tempat ibadah, area produktif di sekitarnya disiapkan menjadi sumber penopang kegiatan santri.
"Alhamdulillah, yang awalnya hutan semak belukar kini sudah bisa terlihat pohon buah-buahan yang terus tumbuh, greenhouse, dan progres pembangunan musholla. Terima kasih, semoga tercatat sebagai pahala jariyah," imbuh Iqbal, pengelola tanah wakaf.
Material Bangunan Dipikul 500 Meter dari Jalan Raya
Proses pembangunan musholla menghadapi tantangan akses yang tidak ringan. Lokasi harus ditempuh dengan melewati lembah dan mendaki gunung, sehingga pengangkutan material menjadi tidak mudah.
Bahan bangunan bahkan harus dipikul sejauh sekitar 500 meter dari pinggir jalan raya. Kondisi medan itu membuat progres pembangunan berjalan lebih lambat dibanding proyek di lokasi yang mudah dijangkau kendaraan.
Harapan Pewakif: Musholla Selesai dan Dipakai Santri
M. Noer Komara, Kepala Divisi Program dan Pemberdayaan (Prodaya) BMH Kaltara, menyampaikan harapan agar pembangunan musholla dapat tuntas. Penyelesaian bangunan disebut menjadi bagian dari pemenuhan amanah pewakif.
"Harapannya musholla bisa selesai terbangun, sehingga dapat digunakan sebagaimana harapan pewakif," terang M. Noer Komara.
LAZNAS BMH Kaltara berharap Musholla Al-Amri dapat segera diselesaikan sehingga bisa dimanfaatkan untuk kegiatan ibadah dan pembinaan santri. Dukungan para donatur disebut menjadi bagian penting dalam menuntaskan pembangunan agar amanah wakaf memberikan manfaat berkelanjutan.