MALINAU — Bupati Malinau Wempi W Mawa berharap peluang anak perbatasan, khususnya putra-putri Malinau, diperbesar untuk bisa mengabdi sebagai TNI. Harapan itu disampaikan Wempi saat kunjungan Wakil Panglima TNI yang juga Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak ke Malinau, Jumat (23/10).
Menurut Wempi, dirinya telah berdiskusi langsung dengan Wakil Panglima TNI soal proses rekrutmen bagi anak daerah. “Saya kemarin berdiskusi dengan Wakil Panglima bagaimana proses peluang anak daerah yang berasal dari setiap daerah, termasuk putra-putri Malinau itu bisa dapat kesempatan,” ujar Wempi di Malinau, Sabtu (24/10).
Presiden Prabowo Disebut Sudah Membuka Ruang bagi Putra Daerah
Wempi menyebut Presiden Prabowo Subianto sudah memberi ruang untuk memperluas kesempatan bagi putra-putri daerah. Jika anak-anak di wilayah perbatasan diberi ruang, menurutnya, pertahanan dan keamanan negeri ini bisa terjaga lebih optimal.
Malinau sendiri berbatasan langsung dengan Malaysia. Kondisi geografis itu membuat warga setempat selama ini menyuarakan kerinduan agar anak daerah ikut ambil bagian dalam menjaga perbatasan.
Standar Sehat dan Kuat Tetap Jadi Syarat Wajib
Wempi menegaskan, proses pendaftaran tetap harus memenuhi standar yang telah ditentukan, terutama sehat dan kuat. “Itu nanti dengan catatan tetap harus memenuhi standar-standar yang sudah ditentukan, karena kita ingin tentara kita juga sehat, tentara kita kuat, mentalnya dan spiritualnya,” katanya.
Dia yakin di antara anak-anak perbatasan dan masyarakat Malinau ada yang benar-benar mampu menjadi TNI. Bahkan, ke depan mereka berpeluang menempuh pendidikan di Akademi Militer untuk menjadi perwira.
“Itu yang kita harapkan. Sehingga suatu saat, mudah-mudahan pertahanan keamanan itu bukan hanya droping dari luar, tapi termasuk anak-anak daerah yang dipersiapkan dengan baik melalui semua persiapan yang memang harus dilewati dan dilalui,” kata Wempi.
Wakil Panglima TNI Juga Tinjau Pos Pamtas RI-Malaysia di Krayan
Kunjungan Jenderal Maruli ke Malinau bukan satu-satunya agenda. Dia juga menyambangi wilayah perbatasan Krayan, Nunukan, untuk meninjau Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-Malaysia.
Maruli menyebut tugasnya sebagai Kepala BNPPDT dan Wakil Panglima TNI menuntut kebersamaan dalam menjalankan tugas di lapangan. “Setelah saya turun di lapangan, sangatlah perlu kebersamaan dalam menjalankan tugas antara TNI dengan BNPPDT ini,” ujar Maruli di Bandara Kolonel RA Bessing Malinau, Jumat (23/10).
Diskusi Wempi dan Maruli berlangsung sekitar 30 menit. Wempi menyebut pertemuan itu membahas banyak hal demi kepentingan bangsa dan negara, termasuk masa depan anak-anak perbatasan yang ingin berkarier di lingkungan TNI.