Pencarian

Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Beskap Melayu Biru Tua dan Kalung Melati Jadi Sorotan

Senin, 17 Agustus 2026 • 11:00:01 WIB
Presiden Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Beskap Melayu Biru Tua dan Kalung Melati Jadi Sorotan
Presiden Prabowo Subianto memimpin upacara peringatan HUT ke-81 RI di IKN dengan mengenakan busana adat Melayu biru tua dan kalung melati.

KALIMANTAN UTARA — Fenomena "war tiket" mewarnai peringatan detik-detik Proklamasi tahun ini. Kuota daring yang dibuka melalui situs Pandang Istana langsung habis dalam hitungan hari, mencerminkan antusiasme publik yang tinggi untuk hadir di tengah rangkaian upacara yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Untuk upacara kali ini, Kepala Negara memilih busana adat Melayu lengkap. Atasan berupa baju kurung cekak musang biru tua, dipadukan celana panjang senada, serta kain songket yang dililitkan di bagian pinggang hingga paha. Peci hitam polos melengkapi penampilannya.

Makna Filosofis di Balik Busana Presiden

Pilihan beskap Teluk Belanga bukan sekadar gaya. Dalam tradisi formal, potongan baju kurung cekak musang yang longgar melambangkan kesederhanaan dan kerendahan hati seorang pemimpin. Warna biru tua yang dipilih memberikan kesan tenang dan berwibawa.

Detail paling menonjol adalah untaian bunga melati yang dikalungkan di leher. Dalam adat Melayu, melati adalah simbol kesucian, keluhuran budi, dan bentuk penghormatan dalam penyambutan resmi. Nilai-nilai ketimuran yang berlandaskan ajaran Islam menjadi pesan tersirat dari keseluruhan busana tersebut.

Antusiasme Publik dan Ketatnya Perebutan Kuota

Pemerintah menyiapkan sekitar 8.100 kursi bagi masyarakat umum untuk menyaksikan upacara secara langsung. Kuota tersebut didistribusikan melalui sistem daring di situs Pandang Istana.

Lonjakan peminat terjadi sangat cepat. Data mencatat lebih dari 336 ribu orang telah mendaftar hanya dalam kurun waktu lima hari pertama pendaftaran dibuka. Angka ini menunjukkan tingginya animo warga untuk menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan di Istana.

Rangkaian upacara berjalan khidmat, mulai dari pengibaran Sang Merah Putih, pembacaan teks Proklamasi, hingga penghormatan kepada para pahlawan. Tradisi kenegaraan ini tetap dipertahankan dari tahun ke tahun sebagai pengingat perjuangan bangsa.

Follow infobulungan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks