KALIMANTAN UTARA —
Peran Susi di "Dan Bandung" dan Kedekatannya dengan Karakter
Dalam film "Dan Bandung", Keisya Levronka berperan sebagai Susi, seorang gadis dengan kepribadian frontal dan meledak-ledak. Pelantun "Tak Ingin Usai" ini mengaku tidak menemui kesulitan berarti saat mendalami karakter tersebut.
Menurut Keisya, sifat Susi cukup merepresentasikan dirinya dalam kehidupan sehari-hari. Film yang diadaptasi dari novel karya Pidi Baiq ini menjadi salah satu proyek akting terbarunya setelah sebelumnya tampil di sejumlah judul film dan serial.
Perjalanan Karier dari Modeling hingga Panggung Indonesian Idol
Keisya Levronka lahir di Malang pada 2 Februari 2003. Ia merupakan anak kedua dari tiga bersaudara, dan nama Levronka sendiri merupakan gabungan dari nama kedua orang tuanya, Havron Liebchen dan Levi Leonita.
Sebelum dikenal sebagai penyanyi, Keisya mengawali karier di dunia modeling. Sang ibu yang merupakan mantan model memperkenalkannya pada dunia tersebut sejak kecil. Keisya sempat menorehkan prestasi dengan menjadi juara di ajang Putri Kartini Malang Post Photogenic 2019.
Bakat bernyanyi Keisya mulai terlihat sejak kelas 5 SD. Meski tidak pernah mengikuti les vokal, ia mengasah kemampuan bernyanyinya secara otodidak sejak bangku SMP. Pada 2019, sang ibu diam-diam mendaftarkannya ke audisi Indonesian Idol Season 10 secara daring.
Keputusan itu sempat membuat Keisya kesal karena ia merasa belum yakin dengan kemampuan bernyanyinya. Namun, keraguan tersebut terjawab ketika ia berhasil meraih golden ticket setelah membawakan lagu "Celengan Rindu" milik Fiersa Besari. Perjalanannya di Indonesian Idol harus terhenti di babak Spektakuler 12 Besar.
Melejit di Industri Musik dengan "Tak Ingin Usai"
Setelah mengikuti kompetisi, karier musik Keisya justru semakin menanjak. Ia resmi bergabung dengan Universal Music Indonesia dan merilis singel debut "Jadi Kekasihku Saja" pada 31 Juli 2020.
Namanya semakin dikenal publik setelah merilis "Tak Ingin Usai" pada 2022. Lagu tersebut sukses mendominasi berbagai tangga lagu digital di Indonesia, termasuk menempati posisi teratas Billboard Indonesia.
Karier Akting di Film dan Serial
Keisya mengawali debut layar lebarnya lewat film "Dear Nathan: Thank You Salma" pada 2022 sebagai kameo. Di tahun yang sama, ia membintangi "Lara Ati" sebagai Ajeng Rahayu.
Karier aktingnya berlanjut lewat sejumlah film seperti "Malam Pencabut Nyawa" dan "Sekawan Limo" pada 2024, serta "Aku Jati, Aku Asperger". Pada 2025, Keisya tampil dalam "Pamali: Tumbal".
Di dunia serial, Keisya mengawali debutnya lewat serial web "Jingga dan Senja" pada 2021 sebagai Fio. Ia juga tampil dalam "My Nerd Girl", "Jingga dan Senja 2", "Cerita Cita Kirana", dan "Mozachiko", serta membintangi serial televisi "Lara Ati" dan "Lara Ati 2".
Deretan Nominasi dan Penghargaan
Popularitas Keisya di industri musik dan akting membawanya meraih sejumlah penghargaan. Pada 2022, ia memenangkan Anugerah Industri Muzik untuk kategori Lagu Bahasa Melayu Terbaik yang Dipersembahkan oleh Artis Luar Negara lewat lagu "Tak Ingin Usai".
Di tahun yang sama, Keisya masuk nominasi Festival Film Bandung untuk kategori Pemeran Pembantu Wanita Terpuji Serial Web melalui "Jingga & Senja". Pada 2023, ia berhasil memenangkan kategori Pendatang Baru Terpopuler dalam Bandung Music Awards.
Keisya juga menerima Silver Creator Award dari YouTube pada 2020 setelah kanalnya mencapai 100 ribu subscriber. Sementara itu, proses mediasi antara keluarga Keisya dan pihak Universitas Tarumanagara (Untar) terkait kasus kecelakaan yang dialami sang adik, Lexi Valleno Havlenda, kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada Rabu (12/8/2026) namun belum menemukan titik temu.