KALIMANTAN UTARA — HNS menyampaikan perpisahan dengan Dalic melalui berbagai kanal media sosial. Pelatih asal Bosnia-Herzegovina itu meninggalkan warisan luar biasa sejak pertama kali diperkenalkan sebagai pelatih kepala pada 7 Oktober 2017, menggantikan Ante Cacic.
Final Piala Dunia 2018 Jadi Puncak Prestasi
Pencapaian terbesar Dalic adalah membawa Luka Modric dan kawan-kawan ke partai puncak Piala Dunia 2018 di Rusia. Prestasi itu belum pernah terjadi sebelumnya bagi negara yang baru merdeka pada 1991.
Selain itu, Dalic juga mengantar Kroasia meraih peringkat kedua UEFA Nations League edisi 2022/2023. Perjalanannya meliputi dua edisi Piala Eropa (2020 dan 2024) serta tiga Piala Dunia (2018, 2022, dan 2026).
Performa Piala Dunia 2026 Jadi Titik Akhir
Di Piala Dunia 2026 yang baru saja bergulir, Kroasia hanya mampu melangkah hingga babak 32 besar. Skuad yang dihuni banyak pemain senior takluk 1-2 dari Portugal dalam laga dramatis.
Hasil itu menjadi salah satu faktor yang mendorong Dalic mengambil keputusan mundur. HNS menyebut keputusan ini murni dari keinginan sang pelatih setelah hampir sembilan tahun memimpin Vatreni.
Ucapan Terima Kasih dari Federasi
"Terima kasih atas segalanya, atas kemenangan, kesuksesan, keberhasilan lolos ke turnamen, medali, kebersamaan, rasa hormat, serta perjuangan gigih Anda demi Kroasia," tulis HNS dalam pernyataan resmi mereka.
Warisan yang Ditinggalkan Dalic
Dalic menangani Kroasia dalam 108 pertandingan selama sembilan tahun. Ia mencatatkan 55 kemenangan, 27 hasil imbang, dan 26 kekalahan.
Dengan mundurnya Dalic, Kroasia kini memasuki masa transisi. Siapa pun penggantinya nanti akan mewarisi skuad yang mulai menua, dengan generasi emas seperti Modric, Ivan Perisic, dan Dejan Lovren yang mendekati akhir karier internasional.