BULUNGAN — Bustan menyampaikan hal tersebut usai mengikuti pertandingan eksebisi bulu tangkis bersama wartawan Malaysia, Jumat (3/7/2026). Menurutnya, di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan memiliki peran strategis sebagai filter berita bagi masyarakat.
“Melalui Porwada ini, wartawan tidak hanya berkompetisi dalam olahraga, tetapi juga mengasah kemampuan melalui lomba karya tulis sehingga dapat terus menyajikan informasi yang akurat, berbasis data, dan bebas hoaks,” ujar Bustan dalam pernyataan yang diterima di Bulungan.
Porwada Jadi Pemetaan Atlet untuk Porwanas 2027
Bustan mengungkapkan, hasil dari Porwada II Kaltara nanti akan menjadi bahan pemetaan bagi atlet wartawan yang berpotensi mewakili provinsi tersebut pada Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) 2027 di Lampung. Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen memberikan dukungan penuh terhadap persiapan kontingen.
“Kami akan berupaya memberikan dukungan terhadap persiapan kontingen,” tegasnya.
Dorongan Budaya Olahraga dan Keterbatasan Fasilitas
Selain aspek kompetisi, Bustan juga mengajak para wartawan untuk membudidayakan olahraga secara rutin, bukan hanya saat ajang Porwada tiba. Menurutnya, olahraga merupakan bagian penting dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, kuat, dan produktif.
Di sisi lain, Bustan menyoroti masih minimnya sarana olahraga di Provinsi Kaltara. Ia menilai pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dan membutuhkan kolaborasi dengan pemerintah pusat maupun sektor swasta untuk menghadirkan fasilitas yang lebih representatif.
“Fasilitas olahraga kita masih sangat minim. Perlu sinergi antara pemerintah kabupaten, provinsi, pemerintah pusat, hingga perusahaan swasta agar masyarakat memiliki sarana olahraga yang layak dan mampu mendukung peningkatan prestasi,” katanya.
Bustan berharap pembangunan infrastruktur olahraga menjadi bagian dari upaya jangka panjang meningkatkan prestasi olahraga di Kaltara sekaligus mendukung pembinaan atlet di berbagai cabang olahraga.