KALIMANTAN UTARA — Pelatih Luis de la Fuente resmi mengumumkan 26 pemain yang akan membela La Furia Roja di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, Senin (25/5/2026). Absennya nama-nama seperti Dani Carvajal dan Dean Huijsen memastikan Los Blancos nihil wakil di turnamen terbesar sepak bola dunia ini.
Absennya Real Madrid: Keputusan Taktis atau Regenerasi?
Keputusan De la Fuente mengejutkan publik mengingat Real Madrid selalu menjadi pemasok pemain reguler di setiap edisi Piala Dunia. Nama Carvajal, yang masih menjadi andalan di lini belakang, dicoret bersama bek muda Dean Huijsen.
Pilihan ini menegaskan bahwa De la Fuente lebih mengutamakan kolektivitas dan kesegaran tim. Ia seolah menutup pintu bagi pemain yang dianggap tidak cocok dengan filosofi permainannya, terlepas dari reputasi klub mereka.
Lamine Yamal: Motor Serangan di Usia 18 Tahun
Fokus utama media global tertuju pada bintang muda Barcelona, Lamine Yamal. Di usianya yang baru 18 tahun, ia akan menjadi motor serangan utama Spanyol. Turnamen ini dianggap sebagai panggung pembuktian setelah keberhasilan Spanyol menjuarai EURO 2024.
Banyak pengamat menilai performa Yamal di Piala Dunia 2026 akan sangat menentukan. Jika ia mampu membawa Spanyol melangkah jauh, statusnya sebagai kandidat terkuat peraih Ballon d'Or 2026 akan semakin tak tergoyahkan.
Duet Maut di Sisi Sayap
Di lini depan, Yamal tidak sendirian. Ia akan kembali berduet dengan sayap lincah Athletic Club, Nico Williams (23). Keduanya sudah terbukti menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan sejak EURO 2024.
Dominasi Barcelona di semua lini menjadi bukti bahwa De la Fuente bertaruh penuh pada pemain yang sudah hafal dengan sistem permainannya. Langkah ini sekaligus menjadi anomali sejarah baru sepak bola Spanyol.