TARAKAN — Laga final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina di Stadion MetLife, East Rutherford, New Jersey, Amerika Serikat, berakhir dramatis. Setelah 90 menit waktu normal tanpa gol, Spanyol akhirnya memastikan kemenangan 1-0 melalui gol Ferran Torres di babak tambahan waktu. Momen itu disambut sorak sorai ratusan warga yang memadati area nobar di halaman parkir Kantor Wali Kota Tarakan.
Nobar Jadi Ajang Pererat Solidaritas Warga
Wali Kota Tarakan, dr. H. Khairul, M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga berterima kasih kepada masyarakat yang menjaga suasana tetap aman dan tertib selama rangkaian Tarakan HIBOT berlangsung.
“Terima kasih kepada seluruh sponsor dan masyarakat Tarakan yang telah berpartisipasi serta menjaga kebersamaan hingga malam final ini dapat berjalan dengan lancar,” ujar Khairul dalam sambutannya.
Harapan Pemkot: Semangat Kebersamaan Terus Terjaga
Menurut Wali Kota, momentum nobar seperti ini bukan sekadar hiburan semata. Ia berharap semangat kebersamaan dan persatuan yang terbangun selama acara dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini, lanjutnya, menjadi ruang interaksi yang memperkuat solidaritas di tengah masyarakat.
Acara nobar final Piala Dunia 2026 ini menjadi penutup rangkaian Tarakan HIBOT yang telah berlangsung sejak awal turnamen. Warga tampak antusias sejak laga dimulai, meski kedua tim bermain ketat dan skor bertahan 0-0 hingga waktu normal usai.