KALIMANTAN UTARA — Pemerintah menyiapkan dana bonus Rp158 miliar bagi atlet dan pelatih berprestasi di Asian Games dan Asian Para Games 2026. Sebanyak 219 rekening penerima sudah dibuka penuh per Selasa (27/10/2026), dengan penyaluran dilakukan bertahap sesuai mekanisme yang ditetapkan.
Kementerian Pemuda dan Olahraga menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk untuk mengurus proses penyaluran bonus tersebut. Dari total 219 rekening, 117 di antaranya dialokasikan bagi penerima bonus Asian Games 2026 dengan estimasi nilai Rp61 miliar.
Sisanya, 102 rekening disiapkan untuk penerima bonus Asian Para Games 2026 dengan nilai sekitar Rp97 miliar. Pembukaan rekening bagi seluruh penerima dilaporkan sudah rampung 100 persen.
152 Atlet dan 67 Pelatih Masuk Daftar Penerima
Penerima bonus terdiri dari 152 atlet dan 67 pelatih. Untuk Asian Games 2026, ada 87 atlet dan 30 pelatih yang masuk daftar, sedangkan Asian Para Games 2026 mencakup 65 atlet dan 37 pelatih.
Menpora Erick Thohir menilai pemberian bonus sebagai bentuk penghargaan negara atas kerja keras atlet yang membawa Merah Putih di kompetisi internasional. Ia juga menyoroti besaran bonus Rp3 miliar bagi peraih medali emas Asian Games 2026.
Rp3 Miliar untuk Emas, Terbesar Sepanjang Sejarah
Nominal Rp3 miliar disebut Erick sebagai bonus terbesar yang pernah diberikan kepada atlet Indonesia peraih emas Asian Games. Angka itu menjadi penanda komitmen pemerintah di bawah Presiden Prabowo dalam menghargai perjuangan atlet.
"Bapak Presiden Prabowo telah menunjukkan komitmen yang luar biasa dalam menghargai perjuangan atlet Indonesia. Bonus Rp3 miliar merupakan bonus terbesar bagi atlet Indonesia peraih medali emas Asian Games sepanjang sejarah," ujar Erick dikutip dari Kemenpora.
Erick menegaskan, penghargaan itu bukan sekadar hadiah atas medali. Pemerintah ingin memberikan pengakuan atas pengorbanan dan perjuangan atlet yang telah membawa nama Indonesia di level dunia.
Peran BRI: Jaga Dana Aman, Bekali Literasi Keuangan
Erick juga mengapresiasi keterlibatan BRI dalam mendukung proses penyaluran bonus. Menurutnya, dukungan perbankan tidak hanya dibutuhkan untuk memastikan dana diterima secara aman.
Bank pelat merah itu juga membantu atlet memahami cara mengelola keuangan. Penyaluran bonus sendiri dilakukan secara bertahap sesuai mekanisme yang ditetapkan pemerintah.