KALIMANTAN UTARA — Data RTI Business pukul 14.00 WIB menunjukkan IHSG bergerak di rentang 6.462 hingga 6.552 sepanjang sesi II. Pada sesi I, indeks ditutup melemah 98,42 poin atau minus 1,49 persen ke level 6.490.
Dari seluruh saham yang diperdagangkan, hanya 128 saham menguat dan 122 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp11.391,824 triliun.
Tekanan Jual Meluas, Nilai Transaksi Capai Rp8,69 Triliun
Volume perdagangan sesi II mencapai 20,44 miliar saham dengan nilai transaksi Rp8,69 triliun. Frekuensi perdagangan tercatat 1,27 juta kali transaksi.
Di pasar reguler, investor asing mencatat jual bersih Rp747,51 miliar. Adapun di pasar negosiasi dan tunai, jual bersih asing mencapai Rp1,20 triliun.
Investor Domestik Masih Dominasi Volume dan Nilai Transaksi
Dari sisi volume perdagangan sebanyak 51,1 miliar saham, investor domestik menguasai 76,39 persen atau sekitar 39,04 miliar saham. Investor asing berkontribusi 23,61 persen atau sekitar 12,06 miliar saham.
Pada nilai transaksi Rp21,6 triliun, investor asing menyumbang 29,56 persen dengan pembelian Rp5,4 triliun. Investor domestik berkontribusi 70,44 persen dengan pembelian Rp16,2 triliun.
Frekuensi perdagangan tercatat 2.671.074 kali transaksi. Investor domestik mendominasi 85,64 persen, sedangkan investor asing berkontribusi 14,36 persen dengan frekuensi pembelian 270.804 kali dan penjualan 496.397 kali.
Jual Bersih Asing di Pasar Reguler Capai Rp747,51 Miliar
Jual bersih asing di pasar reguler menjadi sinyal yang perlu dicermati pelaku pasar. Tekanan di pasar negosiasi dan tunai yang mencapai Rp1,20 triliun memperkuat indikasi aksi keluar asing terjadi merata di seluruh segmen perdagangan.
Dominasi investor domestik dari sisi volume maupun frekuensi transaksi menahan pelemahan indeks agar tidak lebih dalam. Rentang terendah IHSG di 6.462 sepanjang sesi II masih tertahan di atas level tersebut.
Investasi mengandung risiko.