Pencarian

Produksi Neta di Indonesia Masih Dihentikan Sementara, Handal Tunggu Keputusan Prinsipal China

Senin, 17 Agustus 2026 • 03:07:31 WIB
Produksi Neta di Indonesia Masih Dihentikan Sementara, Handal Tunggu Keputusan Prinsipal China
Produksi mobil listrik Neta di pabrik PT Handal Indonesia Motor masih dihentikan sementara sejak tahun lalu.

KALIMANTAN UTARAPT Handal Indonesia Motor (HIM) buka suara soal nasib produksi mobil listrik Neta di Tanah Air. Direktur Utama HIM, Denny Siregar, menyatakan bahwa komunikasi dengan merek asal China tersebut masih terjalin, tetapi kelanjutan bisnis sepenuhnya bergantung pada keputusan prinsipal.

"Kalau kami, komunikasi masih. Tapi kalau untuk kelanjutan, Neta sendiri yang bisa jawab. Tapi kalau bilang komunikasi, masih," ujar Denny di Purwakarta, Jawa Barat, Kamis (13/8).

Produksi Neta di Pabrik Handal Masih Terhenti

Denny mengonfirmasi bahwa lini perakitan Neta di fasilitas Handal Indonesia Motor sudah tidak beroperasi sejak tahun sebelumnya. Aktivitas produksi dihentikan sementara atau dipause, sejalan dengan kondisi yang tengah dihadapi Neta di negara asalnya.

"Saat ini sedang dipause, sejak tahun lalu," katanya tanpa merinci lebih jauh mengenai potensi pemutusan kerja sama atau jadwal produksi selanjutnya.

Angka Penjualan Neta di Indonesia Masih Tercatat Hingga Juli

Meski produksi di pabrik terhenti, data penjualan Neta di Indonesia masih mencatatkan pergerakan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), wholesales atau distribusi mobil dari pabrik ke dealer oleh Neta masih berjalan hingga Juli dengan total 116 unit.

Sementara itu, angka penjualan ritel atau dari dealer ke konsumen tercatat lebih tinggi, yakni mencapai 301 unit pada periode yang sama. Data ini mengindikasikan bahwa stok yang ada di jaringan dealer masih cukup untuk memenuhi permintaan pasar.

Nasib Neta di China dan Dampaknya ke Indonesia

Kondisi Neta saat ini memang tengah menghadapi situasi tertentu di negara asalnya. Neta diketahui sedang menjalani masa restrukturisasi setelah prinsipal di China mengalami kebangkrutan. Kondisi ini lantas berpengaruh terhadap kegiatan bisnis mereka di sejumlah negara termasuk Indonesia.

Handal mengaku tidak dapat memastikan bagaimana kelanjutan bisnis Neta di Indonesia. Keputusan penuh berada di tangan Neta selaku pemilik merek, terutama terkait strategi pemulihan pasar setelah proses restrukturisasi selesai.

Layanan Purna Jual Neta Kini Ditangani Otoklix dan Anma Mobil

Neta Indonesia kini telah mengubah layanan purnajual. Berdasarkan situasi jaringan dealer saat ini, Neta telah memperbarui outlet layanan purna jual resmi sebagai berikut:

  • Otoklix (cakupan pada semua kota di Indonesia)
  • Anma Mobil (Jl Kh Hasyim Ashari Nomor 44 Cipondoh, Tangerang)
  • Lainnya akan terus bertambah di masa mendatang

Perubahan ini diduga sejalan dengan tutupnya sejumlah dealer Neta di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir, bahkan di antaranya telah berganti dengan merek lain. Dalam pengumuman ini Neta Auto Indonesia belum menginfokan berapa jumlah dealer tersisa.

Jaminan Garansi dan Stok Suku Cadang untuk Konsumen

Di tengah ketidakpastian produksi, Neta memastikan ketersediaan stok suku cadang 'cukup' dan tidak akan melakukan penyesuaian serta secara menerus memenuhi semua kebijakan garansi. Hal ini menjadi poin penting bagi pemilik mobil Neta yang masih aktif menggunakan kendaraannya.

"Kami dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan kepada sebagian pemilik mobil," kata Neta dalam pernyataan resminya.

Follow infobulungan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks