KALIMANTAN UTARA — Data RTI Business mencatat nilai transaksi awal mencapai Rp264,02 miliar. Volume yang berpindah tangan sebanyak 548,86 juta saham dalam 56 ribu kali transaksi. Meski mayoritas saham menguat, masih ada 84 saham terkoreksi dan 247 saham stagnan pada pembukaan bursa pekan ini.
Faktor Eksternal dan Aliran Dana Asing Jadi Katalis Utama
Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menilai reli indeks di bursa Amerika Serikat menjadi pemicu utama sentimen positif pagi ini. Tren kenaikan harga emas global turut mendorong minat investor terhadap saham tambang dan logam mulia domestik.
"IHSG diprediksi akan melanjutkan penguatannya dengan kisaran support 6.270-6.340 dan resistance 6.480-6.550," ucap analis CGS dalam risetnya di Jakarta, Senin (10/8).
Aliran dana asing yang konsisten dalam beberapa sesi terakhir menjadi indikator kepercayaan pasar terhadap fundamental ekonomi Indonesia. Kondisi ini diperkirakan mampu menahan potensi koreksi jangka pendek.
Enam Saham Rekomendasi CGS untuk Perdagangan Hari Ini
Menghadapi potensi lanjutan penguatan, CGS International Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham dengan momentum positif. Berikut daftar lengkapnya:
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) — emiten tambang emas yang diuntungkan kenaikan harga komoditas
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) — saham lapis kedua berkapitalisasi besar di sektor mineral
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) — eksposur tinggi terhadap logam mulia dan tembaga
- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) — saham perbankan dengan likuiditas tinggi
- PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) — sektor energi terbarukan yang tengah menjadi sorotan
- PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) — prospek bisnis sawit dan kayu olahan
Level Teknikal yang Perlu Dicermati Investor
Dengan indeks berada di kisaran 6.448, ruang penguatan masih terbuka menuju area resistance 6.480 hingga 6.550. Pelaku pasar perlu mewaspadai potensi profit taking apabila indeks gagal menembus level tersebut.
Support terdekat berada di zona 6.270-6.340. Jika indeks menembus ke bawah level tersebut, tekanan jual diprediksi semakin dominan dan berpotensi membalikkan tren penguatan.
Investasi mengandung risiko. Selalu lakukan analisis fundamental dan teknikal secara mandiri sebelum mengambil keputusan.