TANJUNG SELOR — Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Kalimantan Utara menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi pengurus koperasi sawit di Hotel Pangeran Khar, Tanjung Selor, Selasa. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan koperasi plasma yang tersebar di kabupaten/kota se-Kaltara, dengan mayoritas berasal dari Kabupaten Bulungan.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) APKASINDO Kaltara Muh. Khoiruddin menegaskan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit merupakan tulang punggung perekonomian masyarakat di provinsi tersebut. Menurutnya, koperasi sawit memiliki peran strategis sebagai wadah perjuangan ekonomi petani sekaligus mitra utama pemerintah dan perusahaan kelapa sawit.
Bekal Manajemen Modern untuk 50 Koperasi Plasma
Khoiruddin mengungkapkan bahwa peserta yang hadir merupakan pengurus koperasi sawit plasma yang berdekatan dengan perusahaan sawit. Dengan jumlah perusahaan sawit yang mencapai 50 unit di Kaltara, setidaknya ada 50 koperasi plasma yang menjadi peserta pelatihan ini.
“Kegiatan ini untuk meningkatan kapasitas pengurus koperasi sawit Provinsi Kaltara agar lebih profesional dan terpercaya,” ujar Khoiruddin.
Ia menambahkan bahwa tantangan tata kelola modern menuntut lembaga koperasi untuk bergerak lebih cepat, lebih transparan, dan akuntabel. Pelatihan ini membekali pengurus dengan pemahaman manajemen organisasi, pengelolaan keuangan, dan kepatuhan hukum secara modern.
Gubernur: Pelatihan Momentum Perkuat Kelembagaan Koperasi Rakyat
Gubernur Kalimantan Utara Zainal A Paliwang saat membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada APKASINDO yang menggagas pelatihan ini. Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi kelapa sawit rakyat.
“Saya berharap pelatihan ini menjadi momentum memperkuat kapasitas kelembagaan koperasi kelapa sawit rakyat sehingga mampu menjadi organisasi yang profesional, transparan dan memberikan manfaat nyata bagi anggota-anggotanya,” ujar Gubernur.
Gubernur menegaskan bahwa pelatihan ini sangat relevan karena menghadirkan narasumber dari tingkat nasional dan kementerian terkait. Materi yang disampaikan mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan koperasi modern.
Target: Koperasi Sawit Kaltara Inovatif dan Berdaya Saing Tinggi
Secara kelembagaan, pelatihan ini diharapkan mampu mendorong koperasi sawit di Kaltara untuk terus berinovasi dan berdaya saing tinggi. Khoiruddin menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara koperasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan industri kelapa sawit.
“Yang juga penting tentunya adalah sinergi bagaimana memperkuat kolaborasi antara koperasi dengan pemerintah daerah dan juga pemangku kepentingan industri kelapa sawit,” tuturnya.
Khoiruddin berharap setelah pelatihan ini, seluruh pengurus koperasi tidak hanya membawa pulang ilmu, tetapi juga semangat baru untuk mentransformasi koperasinya menjadi lembaga yang betul-betul profesional dan terpercaya. Ia mengucapkan terima kasih atas komitmen dan dukungan Pemerintah Provinsi Kaltara yang dinilainya tak pernah putus bagi kemajuan koperasi dan petani sawit di Bumi Benuanta.
“Manfaatkan pelatihan ini dengan baik dan saya harap benar-benar diterapkan dalam pengelolaan koperasi di tempat masing-masing agar memunculkan inovasi-inovasi ke depan untuk meningkatkan koperasi dan akan menyejahterakan para anggota-anggotanya serta masyarakat Kaltara,” kata Gubernur Zainal A Paliwang.