TANJUNG SELOR — Sebanyak puluhan kepala desa se-Kabupaten Bulungan mengikuti retreat yang dibuka langsung oleh Bupati Syarwani, didampingi Wakil Bupati Kilat dan Sekretaris Daerah H. Risdianto. Acara ini digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) setempat.
Bupati Syarwani menegaskan, kemajuan Bulungan sangat bergantung pada kemajuan desa-desa di dalamnya. Kepala desa dinilai memiliki peran strategis sebagai pemimpin, pelayan masyarakat, sekaligus motor penggerak pembangunan di tingkat desa.
Bukan Sekadar Pelatihan, Tapi Penguatan Sinergi
“Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan, membangun karakter, serta menyamakan persepsi dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang baik,” ujar Syarwani dalam sambutannya.
Ia menambahkan, tantangan yang dihadapi desa saat ini semakin kompleks. Mulai dari tuntutan pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel, pelayanan publik yang cepat dan berkualitas, hingga pembangunan partisipatif dengan memanfaatkan teknologi informasi.
Integritas dan Tata Kelola Jadi Sorotan
Dalam kesempatan itu, Bupati Syarwani mengingatkan pentingnya menjaga integritas. Ia meminta seluruh kepala desa mematuhi peraturan perundang-undangan dan menghindari praktik penyalahgunaan wewenang.
“Kelola desa secara transparan dan akuntabel. Kepercayaan masyarakat adalah amanah yang harus dijaga,” tegasnya.
Pemkab Bulungan berkomitmen terus mendampingi dan memperkuat kapasitas pemerintahan desa melalui berbagai program pembinaan. Syarwani meyakini, kemajuan daerah tercermin dari kemajuan kecamatan yang bertumpu pada kemajuan desa.
“Jika desa maju, maka kecamatan akan kuat, dan Kabupaten Bulungan akan semakin berkembang,” pungkasnya.