KALIMANTAN UTARA — Event yang digelar di Lapangan Angkatan Udara Bantul itu tidak sekadar ajang balap lurus. Menurut Bamsoet, kompetisi ini menjadi motor penggerak ekonomi lokal sekaligus wadah pembinaan talenta muda otomotif tanah air.
600 Starter Ramaikan Sirkuit Lanud Gading
Partisipasi mencapai 600 starter membuktikan animo komunitas drag race masih sangat tinggi. Pembalap tidak hanya datang dari Yogyakarta dan Jawa Tengah, tetapi juga dari luar Pulau Jawa.
Bamsoet menyebut angka ini menunjukkan tren positif olahraga otomotif nasional. Drag race, menurutnya, kini menjadi salah satu cabang dengan basis komunitas terbesar karena mudah diikuti berbagai kalangan.
Bamsoet: Ekosistem Drag Race Dorong Industri Pendukung
"Kejuaraan seperti ini membuktikan bahwa olahraga otomotif mampu menjadi ekosistem yang baik ketika dikelola secara profesional," ujar Bamsoet saat membuka acara bersama Ketua IMI DIY KPH Purbodiningrat.
Ia menjelaskan, efek berganda dari event ini terasa langsung ke bengkel performa, produsen komponen, industri modifikasi, apparel balap, hingga konten digital otomotif. Pelaku UMKM dan sektor pariwisata di sekitar Gunungkidul juga kebagian dampak ekonomi dari meningkatnya kunjungan selama perlombaan.
"Pembalap memperoleh wadah untuk mengasah kemampuan, mekanik mengembangkan inovasi, sponsor memperoleh ruang promosi, masyarakat sekitar juga menikmati manfaat ekonomi," tambah Ketua DPR RI ke-20 tersebut.
Yogyakarta Kian Kokoh sebagai Pusat Otomotif Nasional
Java Drag Record Series 2026 memperkuat posisi Yogyakarta sebagai salah satu episentrum penyelenggaraan olahraga otomotif nasional. Bamsoet menilai Indonesia memiliki potensi besar sebagai kekuatan otomotif di Asia Tenggara, didukung industri kendaraan bermotor yang solid dan komunitas terbesar di kawasan.
Ia mendorong agar kejuaraan berjenjang semakin banyak digelar. Dengan begitu, pembinaan atlet berlangsung berkesinambungan dari tingkat daerah hingga nasional.
Balap Legal Tekan Potensi Balap Liar
Menurut Bamsoet, arena legal seperti Java Drag Record Series menjadi solusi konkret menekan balap liar. "Generasi muda yang memiliki minat pada olahraga balap harus diberikan arena yang legal, aman, dan terukur," pungkasnya.
Semakin banyak kompetisi resmi, para pembalap memiliki tempat menyalurkan kemampuan sekaligus membangun prestasi secara profesional tanpa harus meresahkan masyarakat.