Pencarian

Ketua DPRD Kaltara Minta Pelaku Usaha Aktif Beri Data ke Petugas Sensus Ekonomi 2026

Senin, 13 Juli 2026 • 12:33:31 WIB
Ketua DPRD Kaltara Minta Pelaku Usaha Aktif Beri Data ke Petugas Sensus Ekonomi 2026
Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie mengimbau pelaku usaha aktif memberikan data pada Sensus Ekonomi 2026.

TANJUNG SELOR — Achmad Djufrie menekankan bahwa keberhasilan sensus ekonomi tidak bisa dibebankan semata-mata kepada BPS. Menurutnya, peran aktif masyarakat, khususnya para pemilik usaha sebagai penyedia informasi, menjadi penentu kualitas data yang dihasilkan.

"Keberhasilan sensus ekonomi tidak hanya menjadi tanggung jawab BPS, tapi memerlukan partisipasi aktif seluruh masyarakat, terutama para pelaku usaha sebagai penyedia informasi," ujar Achmad Djufrie di Tanjung Selor, belum lama ini.

Data Akurat untuk Kebijakan Tepat Sasaran

Politisi yang memimpin DPRD Kaltara ini menegaskan, data yang valid merupakan kebutuhan mendasar dalam perencanaan pembangunan. Tanpa data yang benar, kebijakan yang diambil pemerintah berpotensi meleset dari kebutuhan riil di lapangan.

"Hal ini penting untuk menjadi atensi semua pihak, karena data yang akurat merupakan fondasi penting dalam penyusunan kebijakan pembangunan, tak terkecuali di provinsi ke-34 Indonesia ini," tambahnya.

BPS Jamin Kerahasiaan Data Responden

Kepala BPS Kaltara, Mustaqim, memberikan jaminan kepada para pelaku usaha agar tidak ragu memberikan informasi. Seluruh data yang disampaikan kepada petugas sensus dijamin kerahasiaannya oleh undang-undang.

Mustaqim menjelaskan, pelaksanaan SE 2026 ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik. Regulasi tersebut secara tegas melindungi kerahasiaan data setiap responden yang tidak boleh bocor untuk kepentingan di luar statistik.

"Seluruh informasi yang diberikan masyarakat hanya digunakan untuk kepentingan statistik sehingga masyarakat tidak perlu ragu memberikan data yang benar, lengkap dan akurat kepada petugas di lapangan," katanya.

Landasan Strategi Ekonomi Daerah

Data yang terkumpul dari SE 2026 nantinya tidak hanya menjadi arsip pemerintah. Mustaqim menegaskan, hasil sensus ini akan menjadi pijakan dalam merumuskan strategi pengembangan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah seperti Kalimantan Utara.

"Termasuk merumuskan strategi pengembangan ekonomi yang lebih tepat sasaran, baik di tingkat nasional maupun daerah," tegasnya.

Sensus Ekonomi 2026 akan menghimpun informasi dari berbagai kegiatan usaha di seluruh Indonesia. Hasilnya diharapkan menjadi landasan penting bagi pemerintah dan para pemangku kepentingan untuk mengevaluasi program pembangunan yang sudah berjalan.

Bagikan
Sumber: radartarakan.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks