Pencarian

Menteri Haji Saudi Tawfiq Al-Rabiah Puji Lompatan Jauh Layanan Haji Indonesia 2026 di Mina

Selasa, 26 Mei 2026 • 11:37:01 WIB
Menteri Haji Saudi Tawfiq Al-Rabiah Puji Lompatan Jauh Layanan Haji Indonesia 2026 di Mina
Menteri Haji Saudi Tawfiq Al-Rabiah mengunjungi tenda jemaah Indonesia di Mina sebagai bentuk apresiasi layanan haji 2026.

KALIMANTAN UTARA — Apresiasi tertinggi dari Kerajaan Arab Saudi atas penyelenggaraan haji Indonesia 2026 bukan sekadar seremoni. Kunjungan Menteri Haji dan Umrah Saudi, Tawfiq bin Fawzan Al-Rabiah, ke tenda jemaah Indonesia di Mina pada Minggu (25/5) disebut sebagai bentuk pengakuan langsung atas perubahan sistemik yang dilakukan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI.

Menteri Haji dan Umrah RI, Irfan Yusuf atau yang akrab disapa Gus Irfan, mengklaim kunjungan tersebut merupakan kehormatan. “Mereka datang dengan rombongannya untuk mengapresiasi capaian kita tahun ini, yang menurut mereka telah melakukan lompatan yang luar biasa,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dikutip dari situs Kemenhaj.

“Existential Leap” dalam Tata Kelola Armuzna

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, memastikan bahwa terminologi yang digunakan pejabat Saudi sangat spesifik. “Yang jelas istilah Menteri Haji dan Umrah Saudi tadi ada existential leap, ada lompatan yang jauh dalam pelaksanaan haji tahun ini,” ungkap Wamenhaj. Frasa ini merujuk pada perubahan mendasar, bukan sekadar perbaikan tambal sulam, terutama pada fase puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

Gus Irfan menambahkan, Pemerintah Saudi berharap standar baru ini bisa dijaga dan ditingkatkan secara konsisten. Ia menekankan bahwa sinergi antara kementerian kedua negara menjadi kunci utama di balik pencapaian tersebut. “Kerja sama antara Kementerian Haji dan Umrah Indonesia dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi benar-benar luar biasa dan menghasilkan pelayanan haji yang terbaik untuk jemaah kita tahun ini,” lanjutnya.

Motivasi di Tengah Puncak Ibadah

Apresiasi dari level tertinggi pemerintah Saudi ini langsung direspon sebagai suntikan moral bagi jajaran petugas. Menurut Dahnil, pengakuan tersebut menjadi pendorong bagi seluruh elemen Kemenhaj untuk terus menjaga kualitas, khususnya saat melayani jemaah di titik-titik kritis Armuzna. Petugas haji Indonesia saat ini tengah bersiap menghadapi puncak arus jemaah yang akan bermalam di Mina dan melontar jumrah.

Kunjungan Menteri Tawfiq Al-Rabiah ke tenda Indonesia juga dipandang sebagai sinyal diplomatik yang kuat. Di tengah persaingan ketat layanan haji antarnegara, pengakuan eksplisit dari tuan rumah terhadap kinerja Indonesia menjadi modal berharga. Pemerintah RI optimistis tren peningkatan kualitas ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai penyelenggara haji terbaik di kawasan.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks