Pencarian

Pendamping ODIV Tarakan Minta Penanganan LGBT Tak Cukup Razia, Perlu Rehabilitasi dan Pendampingan Psikososial

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 20:31:32 WIB
Pendamping ODIV Tarakan Minta Penanganan LGBT Tak Cukup Razia, Perlu Rehabilitasi dan Pendampingan Psikososial
Pendamping ODIV Tarakan menilai penanganan LGBT tidak cukup hanya melalui razia, tetapi perlu rehabilitasi dan pendampingan psikososial.

TARAKAN — Pendamping Orang dengan HIV (ODIV) di Tarakan menyoroti pendekatan penanganan fenomena LGBT yang dinilai selama ini terlalu fokus pada tindakan represif. Menurutnya, upaya pencegahan penularan HIV tidak akan efektif jika hanya mengandalkan razia tanpa diikuti program pembinaan berkelanjutan.

HD, pendamping ODIV yang enggan disebutkan identitasnya, menegaskan bahwa dirinya mendukung langkah penertiban selama tidak disertai kekerasan. Namun, ia mengingatkan bahwa setelah proses tersebut, negara wajib hadir dengan menyiapkan tindak lanjut berupa rehabilitasi, konseling, serta pendampingan psikososial bagi mereka yang terjaring.

“Kalau sweeping silakan saja, saya mendukung. Tapi jangan ada kekerasan. Yang paling penting setelah itu ada pembinaan,” ujarnya.

Risiko Penularan Meningkat Jika Terapi HIV Diabaikan

Pengalaman HD selama mendampingi ODIV menunjukkan masih ada sebagian pasien yang enggan menjalani terapi HIV. Kondisi ini menjadi tantangan serius karena seseorang yang telah ter

Bagikan
Sumber: benuanta.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks