TARAKAN — Jajaran Subdit Audit Ditpamobvit Polda Kalimantan Utara menggelar risk assessment di wahana permainan anak Melky Verse Ramayana, Tarakan. Langkah ini merupakan upaya preventif memetakan celah keamanan yang berpotensi menimbulkan gangguan saat operasional wahana berlangsung.
Tim yang diterjunkan fokus mengidentifikasi potensi kerawanan di lingkungan wahana. Aspek yang dianalisis mencakup tingkat risiko dan evaluasi terhadap sistem manajemen pengamanan yang telah diterapkan pengelola.
Aspek Keamanan yang Menjadi Sorotan Audit
Personel melakukan penilaian terhadap penerapan sistem dan prosedur keamanan di area permainan. Tujuannya memastikan seluruh kegiatan operasional berjalan aman dan tertib tanpa mengorbankan keselamatan pengunjung yang mayoritas anak-anak.
Penilaian ini menjadi bagian dari tugas pokok Ditpamobvit dalam mengawal objek vital yang melayani publik. Wahana permainan masuk kategori yang membutuhkan pengawasan ketat karena melibatkan banyak pengunjung, terutama di akhir pekan dan hari libur.
Rekomendasi untuk Menekan Risiko Gangguan
Ditpamobvit Polda Kaltara memberikan rekomendasi konkret terkait langkah peningkatan kualitas pengamanan. Dengan begitu, potensi gangguan keamanan maupun risiko yang mengancam keselamatan pengunjung bisa diminimalkan sejak dini.
Hasil assessment ini diharapkan mendukung terciptanya situasi yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat. Khususnya bagi anak-anak dan keluarga yang menghabiskan waktu bermain di Melky Verse Ramayana, Tarakan.
Kegiatan serupa merupakan bagian dari pengawasan rutin jajaran Polda Kaltara terhadap objek vital di wilayahnya. Selain wahana permainan, sejumlah fasilitas publik lain yang berpotensi menimbulkan keramaian juga menjadi prioritas pengawasan.