Pencarian

Kaltara Raih Predikat Provinsi Teraman Kedua Nasional Setelah Bali, Gubernur Zainal Soroti Kunci Sinergi Forkopimda

Kamis, 02 Juli 2026 • 22:40:01 WIB
Kaltara Raih Predikat Provinsi Teraman Kedua Nasional Setelah Bali, Gubernur Zainal Soroti Kunci Sinergi Forkopimda
Gubernur Zainal A. Paliwang menyampaikan apresiasi atas predikat Kaltara sebagai provinsi teraman kedua di Indonesia.

TANJUNG SELOR — Provinsi termuda di Indonesia itu kini berdiri di posisi kedua provinsi paling aman tingkat nasional. Pencapaian tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., usai menghadiri upacara dan syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Markas Kepolisian Daerah (Polda) Kaltara.

Bukan Hasil Kerja Satu Pihak

Gubernur Zainal menegaskan bahwa predikat ini bukan sekadar angka. “Kita bersyukur Kaltara menjadi provinsi teraman nomor dua di Indonesia setelah Bali. Capaian ini harus terus kita pertahankan bahkan ditingkatkan,” ujarnya.

Menurutnya, stabilitas keamanan yang terjaga di Bumi Benuanta merupakan buah dari sinergi seluruh elemen daerah. Mulai dari masyarakat, pemerintah, hingga aparat keamanan yang terus bekerja menjaga situasi tetap kondusif.

Keamanan Jadi Fondasi Investasi dan Pembangunan

Zainal meyakini daerah yang aman akan berdampak besar pada pembangunan. Investor lebih percaya menanamkan modal, masyarakat bisa beraktivitas nyaman, dan program pembangunan berjalan lebih optimal. “Daerah yang aman akan memberikan dampak besar terhadap pembangunan,” kata dia.

Ia juga menyoroti pentingnya kekompakan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Komunikasi antar pimpinan daerah tidak hanya terjalin lewat rapat resmi, tetapi juga dalam suasana santai. “Kami sering bertemu, berdiskusi, bahkan ngopi bersama untuk memastikan komunikasi tetap terjalin dan setiap persoalan bisa segera diselesaikan,” ungkap Zainal.

Kapolda: Komunikasi Cepat Kunci Stabilitas

Senada dengan Gubernur, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menilai sinergi yang terbangun menjadi kunci utama. Menurutnya, komunikasi yang cepat dan kolaborasi antar instansi membuat berbagai persoalan dapat ditangani secara efektif. Hal inilah yang menjaga stabilitas daerah tetap terpelihara.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltara bersama Forkopimda berkomitmen terus menjaga keamanan sebagai fondasi utama. Dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, stabilitas di wilayah perbatasan Indonesia itu akan terus diperkuat demi peningkatan kesejahteraan masyarakat dan tumbuhnya investasi.

Bagikan
Sumber: fokusborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks