Pencarian

Nilai Investasi di Bulungan Tembus Rp 20,8 Triliun, Bupati Syarwani Beberkan Sektor Dominan dan Target ke Depan

Minggu, 14 Juni 2026 • 10:56:00 WIB
Nilai Investasi di Bulungan Tembus Rp 20,8 Triliun, Bupati Syarwani Beberkan Sektor Dominan dan Target ke Depan
Investasi di Bulungan mencapai Rp 20,8 triliun dengan sektor perkebunan sebagai yang dominan.

BULUNGAN — Investasi yang mengalir ke Bulungan tidak hanya besar secara nominal, tetapi juga terdistribusi di beberapa sektor produktif. Bupati Syarwani mengungkapkan bahwa sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit, masih menjadi primadona. Namun, ia menekankan bahwa sektor lain mulai menunjukkan geliat positif.

Sektor Tambang dan Infrastruktur Mulai Mendominasi

Selain perkebunan, investasi di sektor pertambangan dan infrastruktur juga tercatat mengalami kenaikan. Proyek pembangunan jalan, pelabuhan, dan kawasan industri di sekitar Tanjung Selor disebut sebagai pemicu utama. Pemerintah daerah menargetkan agar investasi tidak hanya terpusat di satu sektor saja.

“Kami ingin investasi ini berdampak luas pada penyerapan tenaga kerja lokal. Jangan sampai hanya investor yang menikmati, tapi masyarakat Bulungan juga harus merasakan manfaatnya,” kata Syarwani dalam pernyataan terbaru.

Kontribusi Terbesar dari Perusahaan Besar

Angka Rp 20,8 triliun tersebut dikumpulkan dari realisasi investasi sepanjang tahun berjalan. Beberapa perusahaan berskala nasional dan multinasional tercatat telah menanamkan modalnya di wilayah ini. Pemkab Bulungan memastikan bahwa setiap investasi telah melalui proses kajian Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Pemerintah daerah juga terus mendorong kemudahan perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Langkah ini diambil untuk mempertahankan iklim investasi yang kondusif di tengah persaingan antar daerah.

Target Investasi Tahun Depan Lebih Ambisius

Melihat tren positif ini, Pemkab Bulungan menargetkan nilai investasi yang lebih tinggi pada tahun depan. Fokus utama akan diarahkan pada sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang dinilai belum optimal tergarap. “Potensi wisata alam di Bulungan sangat besar, tapi belum banyak investor yang melirik. Ini PR kami ke depan,” ujar Syarwani.

Pemkab juga berencana menggelar forum investasi atau investment summit untuk menarik minat investor baru. Langkah ini diharapkan mampu mendiversifikasi sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

Dampak Langsung ke Warga: Lapangan Kerja dan UMKM

Bupati Syarwani memastikan bahwa setiap investasi besar wajib bermitra dengan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) setempat. Selain itu, perusahaan diwajibkan memprioritaskan tenaga kerja dari warga Bulungan. “Kami sudah tuangkan dalam peraturan daerah. Tidak ada kompromi soal ini,” tegasnya.

Hingga saat ini, realisasi investasi tersebut telah menyerap ribuan tenaga kerja, baik langsung maupun tidak langsung. Pemerintah daerah terus memantau kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban tersebut melalui tim pengawas terpadu.

Bagikan
Sumber: kaltara.tribunnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks