KALIMANTAN UTARA — Episenter gempa berada di laut, tepatnya pada koordinat 1,10 Lintang Utara dan 126,20 Bujur Timur. Lokasinya sekitar 125 kilometer tenggara Kota Bitung. BMKG mencatat kedalaman gempa mencapai 10 kilometer, masuk kategori gempa dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng.
Guncangan Terasa di Manado dan Ternate
BMKG melaporkan guncangan dirasakan dalam skala intensitas III Modified Mercalli Intensity (MMI) di Manado dan Ternate. Getaran terasa nyata di dalam rumah, seperti ada truk besar melintas, namun belum menimbulkan kerusakan struktural pada bangunan.
"Kedalaman gempa 10 km," tulis BMKG dalam keterangan resmi, Sabtu malam. Lembaga itu juga menegaskan parameter gempa tidak menunjukkan potensi tsunami di pesisir Bitung dan sekitarnya.
Imbauan Waspada dan Antisipasi Gempa Susulan
Meski belum ada laporan kerusakan, BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Warga diminta memeriksa kondisi bangunan tempat tinggal sebelum kembali beraktivitas di dalam ruangan.
"Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan," demikian pernyataan resmi BMKG. Imbauan ini menjadi langkah antisipasi standar pascagempa, mengingat Sulawesi Utara berada di jalur cincin api Pasifik.
Wilayah Bitung dan sekitarnya kerap diguncang gempa akibat pertemuan Lempeng Indo-Australia dan Lempeng Pasifik. BMKG terus memantau perkembangan aktivitas seismik dan akan memperbarui informasi jika terjadi perubahan signifikan pada parameter gempa.