TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan proses seleksi penerimaan peserta didik baru (PPDB) di SMA Unggul Garuda untuk tahun ajaran 2026-2027 berlangsung sangat ketat. Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara menyebutkan bahwa ketatnya seleksi ini bertujuan untuk menjaring siswa-siswi terbaik dari seluruh kabupaten/kota di provinsi tersebut. Proses pendaftaran dan seleksi pun telah dimulai dengan serangkaian tahapan yang harus dilalui calon siswa.
Awal Mula: Standar Tinggi yang Diterapkan Sejak Pendaftaran
Sejak awal dibuka, sistem penerimaan di SMA Unggul Garuda sudah dirancang untuk menyaring ribuan calon pendaftar. Sekprov Kaltara menegaskan bahwa tidak ada toleransi terhadap pelanggaran administrasi dan setiap berkas diverifikasi secara berlapis. Pihaknya mengingatkan bahwa sekolah ini diproyeksikan sebagai pusat unggulan pendidikan di wilayah perbatasan, sehingga standar akademik dan non-akademik yang diterapkan pun di atas rata-rata sekolah reguler.
Proses: Bagaimana Seleksi Dilakukan?
Proses seleksi tidak hanya mengandalkan nilai rapor atau ijazah. Calon siswa harus melalui beberapa tahapan, mulai dari verifikasi dokumen kependudukan, tes potensi akademik, hingga wawancara mendalam. Sekprov Kaltara menyebut bahwa setiap tahap memiliki passing grade yang ketat, dan peserta yang tidak memenuhi ambang batas akan langsung gugur. Pemerintah daerah juga melibatkan tim psikolog dan pengajar senior untuk menilai kesiapan mental serta motivasi belajar para calon siswa.
Apa yang Terjadi Selanjutnya? Jadwal Pengumuman dan Masa Perkenalan
Setelah seluruh rangkaian tes selesai, panitia akan mengumumkan hasil seleksi secara resmi melalui portal PPDB dan papan pengumuman di kantor Dinas Pendidikan Kaltara. Sekprov Kaltara menambahkan bahwa siswa yang dinyatakan lolos akan mengikuti masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) yang juga dirancang dengan standar ketat. Pemerintah berharap, melalui seleksi yang ketat ini, SMA Unggul Garuda benar-benar menjadi tempat lahirnya generasi emas Kalimantan Utara.