Para calon Paskibraka yang mengikuti seleksi merupakan siswa-siswi yang telah terpilih mewakili daerahnya masing-masing. Mereka akan bersaing untuk memperebutkan kursi sebagai anggota Paskibraka yang akan bertugas pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun depan.
Wagub Ingkong Ala menegaskan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar soal kemampuan baris-berbaris. Menurutnya, ada nilai-nilai yang lebih dalam yang harus dimiliki setiap peserta.
Wagub Ingkong: Integritas dan Mental Lebih Penting dari Sekadar Baris-Berbaris
Dalam sambutan tertulis Gubernur Kaltara yang dibacakannya, Ingkong menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah melalui seleksi di tingkat kabupaten dan kota. Ia mengingatkan agar setiap tahapan seleksi diikuti dengan serius dan penuh tanggung jawab.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara, saya mengucapkan selamat kepada para siswa-siswi yang terpilih menjadi peserta calon Paskibraka," kata Ingkong.
Ia menambahkan bahwa proses seleksi ini memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda, khususnya di wilayah perbatasan negara seperti Kaltara. Dedikasi, ketangguhan mental, dan semangat kebangsaan menjadi tolok ukur utama.
Tim Seleksi Diminta Jaga Objektivitas
Tidak hanya kepada peserta, Wagub Ingkong juga memberikan pesan khusus kepada panitia dan tim seleksi. Ia meminta agar seluruh rangkaian seleksi dijalankan dengan menjunjung tinggi kejujuran, objektivitas, dan integritas.
"Kita harus memastikan bahwa Paskibraka yang terpilih nantinya benar-benar merupakan putra-putri terbaik yang layak menjadi wakil Kaltara di tingkat provinsi maupun nasional, guna mengharumkan nama Bumi Benuanta yang kita cintai ini," tegasnya.
Proses pembukaan seleksi ditutup dengan penyematan nomor dada peserta secara simbolis. Pemprov Kaltara berharap para peserta yang nantinya terpilih mampu menjadi teladan dan agen perubahan positif di lingkungan masyarakat.