KALIMANTAN UTARA — Film satir politik selalu punya cara jitu membongkar kepalsuan kekuasaan lewat tawa. Deretan tayangan terbaru hingga klasik ini menawarkan sindiran tajam yang relevan dengan situasi politik hari ini. Simak lima rekomendasi yang sayang untuk dilewatkan.
Dari layar bioskop Indonesia sampai platform streaming global, satire politik terus jadi bahan hiburan sekaligus renungan. Beberapa film di bawah ini menyoroti janji kampanye, ambisi kekuasaan, sampai drama pencalonan legislatif dengan gaya yang lugas.
Fajar Nugros menyutradarai drama komedi ini, hasil adaptasi film Brasil "O Candidato Honesto". Ceritanya mengikuti Jonas Prakoso, politisi calon gubernur yang mendadak tak bisa berbohong gara-gara kutukan neneknya di tengah masa kampanye.
Kondisi itu bikin tim sukses kelimpungan karena rahasia dapur politik mereka terbongkar ke publik. Andovi Da Lopez, Soleh Solihun, Claresta Taufan, Benidictus Siregar, dan Lolox memperagakan keabsurdan relasi kuasa dengan apik. Film ini rilis di bioskop pada 15 Oktober 2026 lewat Cahaya Pictures bersama Studio Antelope.
Adam McKay menggarap komedi satir ini untuk Netflix pada Desember 2021. Dua astronom menemukan komet raksasa yang bakal menghantam Bumi dalam enam bulan, tapi Presiden AS dan stafnya justru memanfaatkan ancaman itu demi elektabilitas dan keuntungan korporasi.
Leonardo DiCaprio, Jennifer Lawrence, Meryl Streep, Jonah Hill, dan Cate Blanchett memerankan politisi yang lebih peduli rating media sosial ketimbang keselamatan rakyat. Sindirannya menusuk soal penyangkalan krisis global dan kebutaan elit terhadap sains.
Joko Nugroho mengemas dinamika pemilu Indonesia lewat tiga sahabat, Sundari, Radit, dan Ridho, yang nekat mencalonkan diri sebagai anggota legislatif dari partai berbeda. Motifnya sederhana: menyelesaikan masalah finansial.
Persaingan politik kemudian menguji persahabatan mereka di tengah intrik lapangan dan persaingan asmara. Julia Perez, Agus Kuncoro, Babe Cabita, Rony Dozer, dan Leily Sagita memperagakan kerasnya kampanye. Film ini rilis di bioskop pada 3 April 2014 dan menyindir pragmatisme partai serta money politics.
Craig Zobel menyutradarai satir aksi ini untuk Universal Pictures pada Maret 2020, kini bisa ditonton di HBO GO. Dua belas orang asing terbangun di padang terbuka dan sadar mereka jadi sasaran perburuan sekelompok elit kaya.
Motifnya berakar dari konspirasi politik dan perselisihan ideologi antara kelompok progresif elit dan konservatif akar rumput. Betty Gilpin tampil memukau bersama Hilary Swank dalam pertarungan fisik sarat dialog sindiran. Zobel mengejek kemunafikan elit sekaligus mengkritik teori konspirasi liar di media sosial.
Adam McKay meracik komedi biografi ini untuk merilis Desember 2018, kini tersedia di Apple TV. Film membongkar perjalanan Dick Cheney, birokrat pendiam yang jadi Wakil Presiden AS paling berkuasa di era George W. Bush.
Narasi menguraikan cara Cheney memanfaatkan celah hukum dan birokrasi untuk mengendalikan kebijakan luar negeri, invasi militer, serta undang-undang pertahanan. Christian Bale bertransformasi total bersama Amy Adams dan Steve Carell. Gaya penceritaan eksperimental McKay memperlihatkan dampak global dari keputusan politik di balik pintu tertutup.
Kelima film ini menawarkan cara menikmati satire politik tanpa kehilangan konteks. Selain menghibur, masing-masing memberi sudut pandang kritis soal kekuasaan dan rekayasa publik.