IHSG Diproyeksi Tembus 6.545, Analis Sarankan Akumulasi ASII, SRTG, dan INDY

Penulis: Naufal Aditama  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 08:20:01 WIB
Analis Binaartha Sekuritas memproyeksikan IHSG berpeluang menembus level 6.545.

KALIMANTAN UTARA — Proyeksi penguatan ini muncul setelah IHSG berhasil rebound pada Jumat (14/8) dan kembali mendekati level resistance internal di 6.422. Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menilai indeks masih memiliki ruang untuk melanjutkan tren naik, meskipun indikator MACD saat ini menunjukkan momentum yang netral.

"Konsolidasi untuk koreksi lanjutan bisa terjadi jika IHSG tetap berada di bawah level 6.422," tulis Ivan dalam risetnya, Selasa (18/8).

Level Support dan Resistance yang Perlu Dicermati

Ivan memetakan sejumlah level kunci yang akan menentukan arah pergerakan indeks pada sesi perdagangan hari ini. Level support berada di kisaran 6.194, 6.092, 6.025, dan 5.887, sementara level resistance terdekat ada di 6.422, 6.545, 6.700, dan 6.835.

Support adalah area harga yang diyakini sebagai titik terendah sementara, di mana biasanya muncul peningkatan pembelian. Sebaliknya, resistance adalah level harga tertinggi yang kerap memicu aksi jual cukup besar, sehingga laju kenaikan harga tertahan.

Rekomendasi Saham dari Dua Sekuritas

Untuk perdagangan hari ini, Binaartha Sekuritas merekomendasikan sejumlah saham dengan target harga spesifik. Berikut rinciannya:

  • PT Astra International Tbk (ASII) dengan target harga ke Rp 4.920
  • PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dengan target harga ke Rp 3.760
  • PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dengan target harga ke Rp 1.580
  • PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan target harga ke level 2.880
  • PT United Tractors Tbk (UNTR) dengan target harga ke Rp 25.100

Sementara itu, tim riset BRI Danareksa memproyeksikan IHSG masih berpeluang menguat dengan support di level 6.200–6.280 dan resistance penting di 6.400–6.455. Secara teknikal, IHSG dinilai masih berada dalam struktur bullish jangka pendek dan bertahan di atas MA20, sehingga peluang menguji level 6.455 masih terbuka.

"Breakout di atas 6.455 akan menjadi konfirmasi penguatan lanjutan dengan target berikutnya di 6.568–6.716," demikian menurut tim riset BRI Danareksa.

Sentimen Pasar: RDG BI dan FOMC Minutes

Pasar pada pekan ini akan fokus pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia yang diperkirakan mempertahankan BI Rate di level 5,75%. Selain itu, pelaku pasar juga mencermati rilis risalah rapat The Fed (FOMC Minutes) untuk melihat arah kebijakan moneter Amerika Serikat ke depan.

Dari sisi saham, BRI Danareksa merekomendasikan tiga emiten pilihan, yaitu PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA), PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG), serta PT Indika Energy Tbk (INDY).

Investasi mengandung risiko.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top