KALIMANTAN UTARA — OPPO Find X10 Series resmi meluncur ke pasar global dalam dua model, Find X10 dan Find X10 Pro Max, dengan baterai 7.150mAh untuk Eropa—lebih kecil dari versi China yang membawa 8.000mAh. Spesifikasi lain di kedua varian disebut tetap sama, termasuk konfigurasi kamera Hasselblad sebagai nilai jual utama. OPPO juga mengonfirmasi seri ini akan masuk Indonesia, meski jadwal dan model yang diboyong belum diumumkan.
Konfirmasi kehadiran di Indonesia disampaikan OPPO tanpa menyebut tanggal peluncuran maupun varian yang akan dibawa. Dari pantauan sertifikasi TKDN, dokumen yang sudah muncul baru mencakup Find X10 reguler, sementara Find X10 Pro Max belum terlihat dalam daftar.
Untuk pasar Eropa, kedua model memakai baterai 7.150mAh dengan fast charging 80W wired dan 50W wireless. Angka itu turun dibanding versi China yang disebut mengusung baterai 8.000mAh.
Spesifikasi OPPO Find X10
Model standar mengandalkan layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 2.768 × 1.272 piksel, refresh rate adaptif 120Hz, dan peak brightness hingga 2.000 nits. Layar itu juga dilengkapi pemindai sidik jari ultrasonik.
Dapur pacunya MediaTek Dimensity 9600M berbasis fabrikasi 3nm, dipadukan RAM LPDDR5X hingga 12GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 512GB. Sistem operasinya ColorOS 17 berbasis Android 17, dengan sertifikasi IP66, IP68, dan IP69.
Di sektor kamera, Find X10 memakai sistem Hasselblad: kamera utama 200MP, ultrawide 50MP, dan telefoto 200MP dengan optical zoom 2,8x. Kamera depan 50MP sudah mendukung autofocus.
Spesifikasi OPPO Find X10 Pro Max
Varian tertinggi memakai Dimensity 9600 Pro berbasis fabrikasi 2nm dari TSMC, dipasangkan RAM hingga 16GB dan penyimpanan UFS 4.1 hingga 1TB. Layarnya 6,78 inci dengan panel LTPO OLED resolusi 1,5K, refresh rate adaptif 120Hz, dan peak brightness 3.600 nits.
Kamera menjadi daya tarik utama lewat tiga sensor belakang 200MP—utama, ultrawide, dan telefoto periskop dengan optical zoom 3x. Ketiganya mendukung perekaman video 8K Log dan 4K 120fps Dolby Vision.
Kamera Jadi Pembeda Utama
Konfigurasi tiga sensor 200MP di Pro Max menempatkan model ini di segmen flagship kamera, bersaing langsung dengan lini Ultra dari Samsung dan Xiaomi. Kolaborasi Hasselblad yang sudah dipakai OPPO sejak beberapa generasi tetap dipertahankan di kedua model.
Dukungan video 8K Log dan Dolby Vision 4K 120fps menyasar pengguna yang merekam konten secara profesional lewat ponsel. Fitur ini biasanya hanya muncul di perangkat kelas atas.
Kapan Masuk Indonesia?
OPPO belum membeberkan tanggal peluncuran maupun harga untuk pasar Indonesia. Sertifikasi TKDN yang terpantau baru mencakup Find X10 reguler, sehingga ada kemungkinan Pro Max menyusul atau tidak dibawa sama sekali.
Pengguna Indonesia yang menunggu varian tertinggi perlu bersabar. Keputusan OPPO membawa Pro Max ke pasar lokal biasanya bergantung pada hasil kajian pasar dan kesiapan rantai distribusi.