NUNUKAN — Distribusi bahan bakar minyak (BBM) dan kebutuhan pokok di Kecamatan Krayan Selatan perlahan kembali normal. Camat Krayan Selatan, Oktavianus Ramli, memastikan kondisi ini berangsur pulih setelah perbaikan jalan rusak di titik-titik kritis tuntas dikerjakan. Mobilitas warga dan pengangkut barang di kawasan perbatasan itu kini mulai berjalan lancar.
Pemkab Nunukan mengalokasikan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk menangani ruas jalan yang sebelumnya rusak parah. Hasil pengerjaan di sejumlah titik tersebut kini mulai terasa manfaatnya oleh masyarakat. Oktavianus menegaskan pekerjaan utama telah selesai dilakukan.
"Untuk kondisi Krayan, khususnya Krayan Selatan, penanganan jalan rusak di titik-titik parah yang dikerjakan dengan Dana BTT Kabupaten Nunukan sudah selesai. Sekarang transportasi mulai berangsur-angsur pulih kembali," ujarnya.
BBM dan Kebutuhan Pokok Kembali Mengalir ke Masyarakat
Pemulihan akses langsung berdampak pada kelancaran distribusi logistik. Oktavianus menyebut pasokan barang kebutuhan warga kini mulai masuk kembali ke Krayan Selatan setelah sempat terkendala kerusakan jalan. Bahan bakar minyak juga telah tiba di kecamatan yang berada di jantung perbatasan Kalimantan Utara itu.
"Barang kebutuhan mulai masuk. BBM juga sudah masuk," katanya.
Kondisi pelayanan listrik di wilayah tersebut turut kembali normal. PLN saat ini menjalankan operasional selama 12 jam seperti kondisi sebelum gangguan akses terjadi.
Excavator Bantuan Bupati Masih Disiagakan untuk Perapian
Satu unit alat berat jenis excavator masih bertahan di Krayan Selatan untuk tahap lanjutan. Oktavianus menjelaskan alat bantuan Bupati Nunukan itu digunakan membenahi bagian jalan yang dinilai masih membutuhkan perapian. Keberadaannya membantu mempercepat penataan ruas yang belum mulus dilalui kendaraan.
Cuaca Kering Jadi Modal Penyelesaian Pembenahan Jalan
Faktor cuaca ikut mendukung kelancaran pengerjaan di lapangan. Oktavianus menyebut kondisi cuaca di Krayan Selatan relatif kering dengan minim hujan, sehingga tim leluasa merapikan sejumlah titik jalan. Hal ini menjadi modal untuk menuntaskan sisa pembenahan.
"Saat ini cuaca di Krayan cukup kering. Ini juga membantu pekerjaan jalan," jelasnya.
Oktavianus berharap kondisi ini bertahan agar proses pembenahan yang masih berlangsung bisa segera rampung. Dengan begitu, aktivitas warga dan distribusi barang di Krayan Selatan semakin lancar ke depannya.