TANJUNG SELOR — Kampung Pancasila di Kelurahan Tanjung Selor Hilir, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, terpilih sebagai yang terbaik di jajaran Kodam VI/Mulawarman. Penilaian tersebut mencakup wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, menjadikan kampung ini rujukan dalam penerapan nilai-nilai Pancasila di kehidupan bermasyarakat.
Komandan Kodim 0903/Bulungan, Kolonel Inf Dhuwi Hendrajaja, mengungkapkan bahwa kampung ini berfungsi sebagai laboratorium model. Konsep tersebut dirancang untuk mempertahankan sekaligus mewariskan nilai-nilai Pancasila kepada generasi berikutnya.
“Kampung Pancasila ini sebagai laboratorium model untuk mempertahankan dan mewarisi nilai-nilai Pancasila. Kita berjalan bersama-sama secara bergotong royong dengan melibatkan semua elemen masyarakat,” kata Dhuwi.
Memperkuat Ketahanan Nasional Lewat Kegiatan Sosial dan Budaya
Keberadaan kampung tematik ini diarahkan untuk memperkuat ketahanan nasional dan identitas bangsa. Hal ini dinilai penting mengingat Indonesia terdiri dari beragam suku dan agama yang tersebar di berbagai wilayah.
“Tujuannya meningkatkan ketahanan nasional melalui kegiatan sosial maupun budaya di masyarakat. Kita juga menguatkan identitas bangsa karena terdiri dari berbagai macam suku dan agama. Bhinneka Tunggal Ika harus betul-betul dipegang,” ujarnya.
Masyarakat setempat didorong untuk terus berinovasi dan memperkuat semangat gotong royong. Partisipasi aktif seluruh warga menjadi kunci utama dalam menjaga dan mewarisi nilai-nilai luhur Pancasila di lingkungan tempat tinggal mereka.
Reviu Tim TNI AD: Penilaian dari Kegiatan hingga Ketahanan Pangan
Proses penilaian yang dilakukan tim dari Mabes Angkatan Darat terbilang komprehensif. Tim meninjau berbagai kegiatan dan kawasan yang menjadi bagian dari Kampung Pancasila Tanjung Selor Hilir, termasuk titik utama di Tanjung Harapan.
“Kampung Pancasila kita cukup kompleks. Peninjauan diawali dari beberapa kegiatan, kemudian kita menuju titik Kampung Pancasila di Tanjung Harapan, Kelurahan Tanjung Selor Hilir,” jelas Dhuwi.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan juga menggelar tatap muka bersama tokoh masyarakat dan Bupati Bulungan. Ketua Tim Reviu TNI AD, Brigjen TNI Aryo Bimo yang menjabat Waster Kasad Bidang Binter, memberikan apresiasi atas pengembangan lingkungan Kampung Pancasila di wilayah tersebut.
“Ketua Tim Reviu TNI AD Brigjen TNI Aryo Bimo selaku Waster Kasad Bidang Binter Mabes Angkatan Darat memberikan apresiasi terhadap lingkungan Kampung Pancasila yang ada di wilayah kita,” katanya.
Ketahanan Pangan Jadi Tolok Ukur Kekuatan Bangsa
Menurut Dandim 0903/Bulungan, aspek ketahanan pangan menjadi salah satu tolok ukur penting dalam pengembangan Kampung Pancasila. Sektor ini ditempatkan sebagai bagian fundamental dari kekuatan masyarakat dan ketahanan nasional.
“Bangsa yang kuat tentu harus memiliki ketahanan pangan yang kuat. Dengan ketahanan yang kuat, masyarakat dapat tumbuh, berkembang, sejahtera, adil maupun makmur,” pungkasnya.