Pencarian

Personel Kodim 0907/Tarakan Padamkan Kebakaran Lahan 4 Hektare di Pantai Amal, Api Sempat Dekati Permukiman

Minggu, 23 Agustus 2026 • 09:30:31 WIB
Personel Kodim 0907/Tarakan Padamkan Kebakaran Lahan 4 Hektare di Pantai Amal, Api Sempat Dekati Permukiman
Personel Kodim 0907/Tarakan bersama instansi terkait memadamkan kebakaran lahan seluas empat hektare di Pantai Amal, Tarakan Timur, Jumat (21/8) malam.

Personel Kodim 0907/Tarakan bersama instansi terkait berhasil memadamkan kebakaran lahan kosong milik Pemerintah Kota Tarakan seluas sekitar empat hektare di Jalan Padat Karya RT 02, Kelurahan Pantai Amal, Kecamatan Tarakan Timur, Jumat (21/8) malam. Api yang membakar rumput dan semak belukar kering itu baru dapat dijinakkan setelah lima jam penanganan, tepatnya pukul 22.45 WITA.

TARAKAN — Kebakaran lahan yang melanda area kosong milik Pemkot Tarakan di Pantai Amal akhirnya dapat dipadamkan setelah berlangsung hampir lima jam. Titik api terpantau mulai membesar sekitar pukul 18.00 WITA dan baru dinyatakan aman pada pukul 22.45 WITA, Jumat (21/8) malam.

Komandan Kodim (Dandim) 0907/Tarakan, Letkol Inf Danan Wisnubrata, menyebut kondisi lahan yang kering akibat musim kemarau menjadi faktor utama api cepat menjalar. Kecepatan perambatan api disebutnya semakin bertambah ketika hembusan angin terjadi di lokasi kejadian.

Empat Personel dan Satu Mobil Pemadam Dikerahkan

Untuk menangani kebakaran tersebut, Kodim 0907/Tarakan mengerahkan empat personel beserta satu unit mobil pemadam. Pasukan ini langsung bergerak ke lokasi begitu laporan diterima.

"Memang beberapa kali kita turun bersama-sama dengan instansi terkait untuk membantu pemadaman di beberapa titik. Seperti malam ini, begitu ada kejadian di Pantai Amal, personel langsung digerakkan untuk membantu," kata Danan di Tarakan, Sabtu.

BPBD Kerahkan Tiga Mobil Tangki Air dan Pompa Pemadam

Penanganan di lapangan tidak hanya dilakukan oleh TNI. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut diterjunkan dengan mengerahkan tiga mobil tangki air dan tiga unit pompa pemadam. Selain itu, personel PMI, Polsek Tarakan Timur, Posal, relawan Kolakar, perangkat kelurahan, serta masyarakat setempat juga terlibat dalam proses pemadaman.

Menurut Danan, koordinasi antarunsur menjadi kunci utama agar api tidak meluas ke area lain. Setiap personel memiliki tugas yang berbeda, mulai dari memadamkan titik api, menyuplai air, hingga memantau titik-titik rawan di sekitar lokasi.

"Di lapangan semua saling membantu. Ada yang menangani pemadaman, ada yang menyuplai air, dan ada juga yang memantau titik-titik di sekitar lokasi. Polanya seperti itu supaya pekerjaan lebih cepat," ujarnya.

Jarak ke Permukiman Hanya 500 Meter

Kebakaran ini sempat menjadi perhatian karena lokasinya tidak jauh dari pemukiman warga. Jarak rumah terdekat dari titik api diperkirakan sekitar 500 meter, sehingga petugas harus terus memantau arah pergerakan angin dan api.

"Kita juga melihat arah api dan jaraknya dengan permukiman. Jangan sampai kebakaran lahan seperti ini kemudian merambat dan menimbulkan dampak ke rumah warga," kata Danan.

Setelah situasi dinyatakan aman dan terkendali, petugas dari BPBD, PMI, dan relawan Kolakar mulai meninggalkan lokasi sekitar pukul 23.27 WITA.

Imbauan untuk Masyarakat di Musim Kemarau

Menanggapi kejadian ini, Danan mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam kondisi kemarau seperti sekarang. Rumput dan semak belukar yang kering sangat mudah terbakar dan api dapat membesar dengan cepat jika tertiup angin.

"Kalau memang ada aktivitas di sekitar lahan, jangan sampai menggunakan api sembarangan. Kondisi seperti sekarang cukup rawan. Sekali api membesar dan kena angin, penanganannya bisa jauh lebih sulit," pungkasnya.

Follow infobulungan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kaltara.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks