KALIMANTAN UTARA — OnePlus resmi mengumumkan perubahan haluan besar dalam strategi perangkat lunaknya. Antarmuka Android khas mereka, OxygenOS, dipensiunkan dan digantikan oleh ColorOS milik Oppo. Kebijakan ini berlaku untuk seluruh perangkat OnePlus yang masih aktif di pasar global, termasuk India, dan dimulai bersamaan dengan peluncuran pembaruan Android 17.
Alasan Migrasi ke ColorOS: Efisiensi atau Penghentian Terselubung?
OnePlus menjelaskan keputusan ini sebagai penyesuaian operasional strategi perangkat lunak. "Ini memungkinkan kami untuk menyederhanakan pengembangan perangkat lunak, mempercepat pengiriman pembaruan, meningkatkan kualitas perangkat lunak, dan memanfaatkan kemampuan rekayasa serta R&D bersama," tulis OnePlus.
Di balik alasan teknis tersebut, langkah ini mengonfirmasi kabar yang beredar luas: OnePlus perlahan-lahan menghentikan operasinya di banyak negara. Di India, meskipun OnePlus mengaku akan tetap beroperasi, laporan dari sumber terpercaya justru menyebutkan sebaliknya.
Apa yang Berubah untuk Pengguna?
Bagi pengguna setia OnePlus, perbedaan antara OxygenOS dan ColorOS sudah mulai kabur dalam beberapa tahun terakhir. OxygenOS secara bertahap mengadopsi tampilan dan fungsi ColorOS. Satu-satunya perbedaan signifikan yang tersisa adalah OxygenOS yang lebih baik dalam mengelola aktivitas latar belakang dan optimalisasi untuk pasar global.
OnePlus menjamin perangkat yang ada akan tetap mendapatkan "pembaruan perangkat lunak, tambalan keamanan, dan dukungan yang berlaku." Perangkat lawas yang tidak masuk dalam cakupan pembaruan Android 17 masih akan mendapatkan "dukungan pemeliharaan" untuk OxygenOS.
Pilihan untuk Pengguna: Update, Rollback, atau Diam di Tempat
OnePlus memberikan kelonggaran bagi penggunanya. Perangkat yang memenuhi syarat upgrade bisa memilih untuk memperbarui ke ColorOS 17 secara sukarela. Jika setelah mencoba ternyata tidak cocok, OnePlus menyediakan versi rollback ke OxygenOS. Detail versi rollback yang tersedia akan diumumkan kemudian.
Realme, yang juga merupakan bagian dari grup Oppo, turut mengonfirmasi akan mengikuti langkah yang sama dan mulai bermigrasi ke ColorOS pada Android 17.
Nasib OxygenOS dan Masa Depan OnePlus
OxygenOS selama bertahun-tahun menjadi identitas utama OnePlus. Antarmuka yang mendekati stok Android dengan sentuhan optimalisasi ringan berhasil merebut hati para penggemar teknologi. Kini, identitas itu resmi dipensiunkan. OnePlus memang sudah lama menjalankan ColorOS di perangkat versi China, tetapi untuk pasar global, ini adalah pertama kalinya perubahan total terjadi.
Bagi pengguna OnePlus di Indonesia, langkah ini patut dicermati. Meskipun dukungan perangkat lunak tetap dijanjikan, pengalaman menggunakan antarmuka yang berbeda tentu akan terasa. Pertanyaan besarnya: apakah OnePlus masih layak dipertimbangkan sebagai pilihan utama, atau inilah saatnya pengguna setia mulai melirik merek lain?