KALIMANTAN UTARA — Kane baru saja menyelesaikan musim perdananya di Allianz Arena dengan membawa Die Roten menjuarai Bundesliga. Namun, torehan itu dianggap tidak cukup untuk mengukur kapasitas sang bomber. Sejumlah pihak menilai Kane membutuhkan tantangan baru di klub yang lebih kompetitif di Eropa.
Barcelona Butuh Ujung Tombak Elite
Blaugrana disebut-sebut sedang memburu striker kelas dunia untuk mengisi lini depan. Nama Kane masuk dalam daftar incaran setelah performa impresifnya di Jerman. Meski baru satu musim, Kane langsung menjadi tulang punggung serangan Bayern.
Di sisi lain, Barcelona tengah dalam proses restrukturisasi skuad di bawah arahan Xavi Hernandez. Kehadiran pemain sekaliber Kane dinilai bisa menjadi katalisator kebangkitan klub di pentas Eropa.
Gelar Bundesliga Tak Lagi Bergengsi?
Dominasi Bayern Munich di Bundesliga memang sudah berlangsung lama. Klub asal Bavaria itu telah mengoleksi 33 gelar liga, termasuk 11 musim beruntun sejak 2013. Situasi ini membuat kompetisi domestik Jerman kerap dianggap kurang kompetitif.
"Juara Bundesliga dengan Bayern itu biasa. Mereka sudah melakukannya berkali-kali. Kane butuh sesuatu yang lebih besar," ujar seorang analis sepak bola Eropa seperti dikutip dari bahan yang diterima redaksi.
Kane di Persimpangan Karier
Kane bergabung dengan Bayern Munich pada musim panas 2023 dengan nilai transfer sekitar 100 juta euro. Ia datang dengan misi memutus puasa gelar setelah bertahun-tahun tanpa trofi bersama Tottenham Hotspur.
Namun, anggapan bahwa gelar Bundesliga adalah prestasi standar membuat Kane kembali dihadapkan pada pilihan. Apakah bertahan di Munich untuk membangun warisan lebih besar, atau mencoba petualangan baru di La Liga bersama Barcelona.
Bayern sendiri masih memiliki kontrak panjang bersama Kane hingga Juni 2027. Klub asal Jerman itu tentu tak akan melepas pemain andalannya dengan mudah, apalagi setelah kepergian Robert Lewandowski ke Barcelona pada 2022 lalu.