Pencarian

Patroli Gabungan Sat Samapta dan Satlantas Polresta Bulungan Sisir Tiga Tawai dan Jelarai Tengah Buntut Viral Teror Pocong

Jumat, 05 Juni 2026 • 18:31:41 WIB
Patroli Gabungan Sat Samapta dan Satlantas Polresta Bulungan Sisir Tiga Tawai dan Jelarai Tengah Buntut Viral Teror Pocong
Personel Sat Samapta dan Satlantas Polresta Bulungan melakukan patroli gabungan di Kecamatan Tiga Tawai dan Jelarai Tengah.

BULUNGAN — Video viral yang memperlihatkan sosok pocong meresahkan warga di Kabupaten Bulungan langsung direspons cepat oleh Polresta Bulungan. Personel gabungan dari Satuan Samapta dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) langsung diterjunkan untuk menyisir sejumlah titik di Kecamatan Tiga Tawai dan Jelarai Tengah, Kamis malam.

Awal Mula: Video Viral yang Picu Kepanikan Warga

Video berdurasi pendek yang memperlihatkan sosok mirip pocong berada di pinggir jalan beredar luas di aplikasi perpesanan WhatsApp dan media sosial. Dalam rekaman tersebut, sosok berbalut kain putih tampak melompat-lompat di area yang disebut-sebut berada di wilayah Tiga Tawai.

Warga setempat mengaku resah dan takut beraktivitas di malam hari. Beberapa laporan masuk ke Polresta Bulungan melalui kanal pengaduan resmi dan Bhabinkamtibmas di tingkat desa.

Bagaimana Polisi Bergerak?

Polresta Bulungan langsung mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari personel Samapta dan Satlantas. Mereka menyisir titik-titik yang disebut-sebut dalam video viral, termasuk jalan poros antar desa di Kecamatan Tiga Tawai dan Jelarai Tengah.

“Kami lakukan patroli dialogis sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat. Personel juga berkoordinasi dengan perangkat desa setempat,” ujar Kepala Satuan Samapta Polresta Bulungan mewakili Kapolresta.

Patroli dilakukan dengan kendaraan dinas roda empat dan roda dua. Setiap titik yang dianggap rawan dan sepi menjadi prioritas penyisiran.

Apa yang Ditemukan di Lapangan?

Hingga patroli berakhir, personel gabungan tidak menemukan sosok pocong atau tanda-tanda aktivitas mencurigakan di lokasi yang disebut dalam video. Polisi menduga video tersebut merupakan konten prank atau hoaks yang sengaja dibuat untuk menakut-nakuti warga.

“Kami imbau masyarakat tidak panik dan tidak menyebarkan kembali video tersebut. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke kantor polisi terdekat atau melalui Bhabinkamtibmas,” tambah Kasat Samapta.

Langkah Berikutnya: Patroli Ditingkatkan

Polresta Bulungan memastikan akan meningkatkan frekuensi patroli di wilayah Tiga Tawai dan Jelarai Tengah dalam beberapa pekan ke depan. Patroli dialogis dan sambang ke rumah-rumah warga akan diperbanyak untuk memulihkan rasa aman.

Polisi juga tengah menelusuri akun media sosial yang pertama kali mengunggah video tersebut. Jika terbukti sengaja membuat konten palsu yang meresahkan, pelaku bisa dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) tentang penyebaran berita bohong.

Warga diimbau lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, terutama yang belum jelas kebenarannya. Koordinasi antara polisi, perangkat desa, dan tokoh masyarakat terus dilakukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

Bagikan
Sumber: radartarakan.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks