TANA TIDUNG — Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 di Kabupaten Tana Tidung berlangsung khidmat di Pendopo Djaparudin. Bupati Tana Tidung, Ibrahim Ali, bertindak sebagai inspektur upacara dan menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Pancasila sebagai Fondasi Perdamaian
Dalam pidatonya, Ibrahim Ali menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan juga fondasi bagi perdamaian dunia. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai pedoman dalam setiap interaksi sosial dan pembangunan daerah.
"Pancasila adalah pemersatu kita. Dengan mengamalkan sila-silanya, kita bisa membangun Tana Tidung yang lebih maju dan damai," ujar Bupati Ibrahim Ali di hadapan peserta upacara.
Ajak Warga Perkuat Persatuan
Orang nomor satu di Tana Tidung itu secara khusus meminta warga untuk tidak mudah terpecah belah oleh perbedaan. Menurutnya, semangat gotong royong dan toleransi yang terkandung dalam Pancasila harus terus dirawat di tengah keberagaman masyarakat.
Ia juga mengingatkan bahwa persatuan adalah modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan, termasuk pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan di daerah perbatasan.
Upacara Sederhana, Pesan Mendalam
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini digelar dengan protokol sederhana namun tetap sakral. Upacara dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta perwakilan pelajar dan organisasi masyarakat.
Momentum ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh warga Tana Tidung untuk terus mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari lingkungan keluarga hingga ranah publik.