NUNUKAN — KMP Manta II menjadi satu-satunya kapal feri yang melayani penyeberangan antara Pulau Nunukan dan Pulau Sebatik, dua wilayah yang terpisah selat sempit di Kalimantan Utara. Pada pekan terakhir Mei 2026, jadwal kapal ini terbatas: hanya berlayar pada Rabu (27/5), Jumat (29/5), dan Minggu (31/5).
Jadwal Keberangkatan dari Nunukan dan Sebatik
Penumpang dari Nunukan diberangkatkan melalui Pelabuhan Sei Jepun, sedangkan dari Sebatik melalui Pelabuhan Liang Bunyu di Desa Liang Bunyu, Kecamatan Sebatik Barat. Waktu tempuh penyeberangan cukup singkat, sekitar 30 menit perjalanan laut.
Untuk keberangkatan dari Nunukan menuju Sebatik, jadwalnya sebagai berikut:
- Rabu, 27 Mei 2026: pukul 06.00 dan 14.00 Wita
- Jumat, 29 Mei 2026: pukul 05.00, 07.00, dan 16.00 Wita
- Minggu, 31 Mei 2026: pukul 06.00, 08.00, dan 17.00 Wita
Tarif: Mulai Rp 13 Ribu untuk Penumpang
Tarif sekali jalan KMP Manta II sudah termasuk retribusi. Untuk penumpang dewasa dikenakan biaya Rp 13 ribu per orang. Sementara untuk kendaraan, tarif truk Rp 280 ribu, mobil kecil atau pickup Rp 159 ribu, dan sepeda motor Rp 25 ribu.
Kapal ini menjadi tulang punggung transportasi warga yang memiliki aktivitas rutin antara Pulau Sebatik dan ibu kota Kabupaten Nunukan. Banyak di antaranya adalah pedagang, pekerja, dan pelajar yang setiap pekan bolak-balik melintasi selat.
Mengapa Hanya Tiga Hari?
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari operator mengenai alasan pengurangan jadwal KMP Manta II. Namun, keterbatasan hari layanan ini sudah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir. Warga diimbau untuk menyesuaikan rencana perjalanan dan tiba di pelabuhan setidaknya 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.