TARAKAN — Seorang jamaah haji asal Kota Tarakan, Kalimantan Utara, dikabarkan meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi, sebelum pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah. Peristiwa ini memicu duka mendalam di kalangan keluarga dan rombongan kloter asal Kaltara yang tengah menjalani rangkaian ibadah di Tanah Suci.
Kronologi: Jamaah Wafat Sebelum Wukuf
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari petugas haji daerah, almarhum mengembuskan napas terakhir di hotel tempatnya bermukim di Makkah. Waktu kejadian berlangsung beberapa saat sebelum jadwal pemberangkatan menuju Arafah untuk menjalani wukuf, puncak rangkaian ibadah haji yang jatuh pada 9 Dzulhijjah.
Petugas langsung melakukan koordinasi dengan otoritas kesehatan setempat dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah. Prosedur pemulasaraan jenazah bagi jamaah haji yang wafat di Tanah Suci pun segera dijalankan sesuai ketentuan syariat dan regulasi Arab Saudi.
Prosesi Pemakaman di Tanah Suci
Jenazah almarhum dimandikan, dikafani, dan disalatkan di Makkah sebelum akhirnya dimakamkan di pemakaman umum yang disediakan untuk jamaah haji yang wafat di sana. Seluruh prosesi tersebut difasilitasi penuh oleh petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, tanpa dipungut biaya tambahan dari pihak keluarga.
Pihak keluarga di Tarakan telah menerima pemberitahuan resmi dari petugas melalui kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat. Mereka menyatakan ikhlas dan pasrah atas kepergian almarhum yang wafat di tempat yang mulia.
Bagaimana Hak Ibadah Almarhum?
Menurut regulasi ibadah haji, jamaah yang wafat sebelum melaksanakan wukuf di Arafah tetap dianggap sah sebagai jamaah haji dan mendapatkan predikat haji yang mabrur. Seluruh biaya perjalanan yang telah dibayarkan juga dikembalikan penuh kepada ahli waris, dikurangi biaya yang sudah terpakai di awal perjalanan.
Petugas kloter terus memantau kondisi kesehatan jamaah haji asal Kaltara yang tersisa. Mereka mengimbau seluruh jamaah untuk menjaga kondisi fisik dan mental selama menjalani rangkaian ibadah di tengah cuaca panas ekstrem di Arab Saudi.