Pencarian

Wagub Kaltara Ingkong Ala Dorong UMKM Ekspor Langsung, Targetkan Kurangi Ketergantungan pada Batu Bara

Jumat, 15 Mei 2026 • 12:11:41 WIB
Wagub Kaltara Ingkong Ala Dorong UMKM Ekspor Langsung, Targetkan Kurangi Ketergantungan pada Batu Bara
Wakil Gubernur Kaltara Ingkong Ala memimpin diskusi percepatan ekspor UMKM di Tarakan.

TARAKAN — Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, mendorong pelaku UMKM dan pengusaha lokal untuk mulai menembus pasar ekspor langsung. Seruan ini disampaikan dalam Forum Group Discussion (FGD) tentang percepatan ekspor yang digelar di Aula Gedung Sri Tower, Tarakan, Rabu (13/5/2026).

Penurunan Ekspor Nonmigas Jadi Alarm

Menurut Ingkong, kondisi ekonomi global yang tidak menentu membuat Kalimantan Utara harus segera mencari sumber pertumbuhan baru. Ia menyebut penurunan ekspor nonmigas hingga 45,83 persen pada tahun 2025 sebagai peringatan keras.

"Kaltara tidak boleh hanya menjadi penonton atau sekadar pemasok bahan mentah," tegasnya di hadapan peserta forum.

Potensi Besar dari Laut yang Belum Tergarap Maksimal

Wagub kemudian mengajak peserta melihat potensi besar yang dimiliki provinsi termuda di Indonesia ini, terutama dari sektor perikanan dan hasil laut. Sektor ini selama ini menjadi tumpuan hidup ribuan nelayan dan pembudidaya di pesisir Kalimantan Utara.

Menurutnya, potensi tersebut harus didukung dengan sistem logistik dan ekspor yang lebih baik. Pemerintah pun mendorong percepatan pengembangan Pelabuhan Malundung dan Bandara Juwata agar ekspor produk segar bisa berjalan lebih cepat dan efisien.

Sertifikasi Internasional dan Hilirisasi Jadi Kunci

Untuk bisa bersaing di pasar global, Ingkong menekankan pentingnya sertifikasi internasional seperti HACCP dan ISO bagi produk UMKM. Selain itu, hilirisasi terhadap komoditas unggulan seperti sawit dan rumput laut juga menjadi prioritas.

"Jangan lagi menjual dalam bentuk mentah, tetapi harus menjadi produk olahan bernilai tinggi," ujarnya.

Ekspor Ikan Bawal ke Hong Kong Jadi Bukti

Ingkong mencontohkan keberhasilan ekspor ikan bawal segar dari Tarakan menuju Hong Kong yang baru-baru ini terjadi. Menurutnya, pencapaian itu menjadi bukti bahwa Kalimantan Utara sebenarnya memiliki peluang besar menjadi pemain ekspor baru di kawasan perbatasan Indonesia.

Di akhir paparannya, Ingkong mengingatkan bahwa seluruh kebijakan ekspor harus tetap berpihak kepada masyarakat kecil. "Semua ini harus bermuara pada kesejahteraan nelayan, petani, dan pelaku UMKM di Kaltara," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: kaltaraaktual.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks