Pencarian

Sekprov Kaltara Dorong Media Utamakan Fakta dan Etika di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital

Kamis, 14 Mei 2026 • 20:32:16 WIB
Sekprov Kaltara Dorong Media Utamakan Fakta dan Etika di Tengah Derasnya Arus Informasi Digital
Sekprov Kaltara H. Denny Harianto mengajak media menjaga fakta dan etika di era informasi digital.

TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara secara terbuka mengajak insan pers menjadi mitra strategis dalam menjaga stabilitas informasi, bukan sekadar corong birokrasi. Ajakan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Kaltara, H. Denny Harianto, dalam acara Coffee Morning bersama wartawan di Gedung Gadis 2, Rabu (13/5).

Verifikasi Jadi Benteng Informasi di Era Digital

Denny Harianto mengingatkan bahwa kecepatan penyebaran informasi saat ini tidak boleh membuat wartawan lengah. “Informasi sekarang sangat cepat menyebar. Karena itu kita harus hati-hati agar tidak menyampaikan berita yang belum terverifikasi,” katanya.

Pernyataan itu menjadi pengingat di tengah maraknya konten viral yang kerap abai pada fakta. Pemprov Kaltara pun berkomitmen membuka akses informasi seluas-luasnya agar publik mendapatkan berita yang akurat dan berimbang.

Pintu Terbuka untuk Kritik Konstruktif

Dalam forum yang mengusung tema “Sinergi Membangun Negeri: Media sebagai Mitra Strategis Pemerintah dalam Menjaga Stabilitas Informasi Daerah”, Denny memastikan pemerintah tidak alergi terhadap kritik. Ia justru mendorong wartawan menyampaikan masukan yang membangun demi perbaikan pelayanan publik.

“Pintu kami selalu terbuka untuk teman-teman pers. Kita bisa berdiskusi bersama,” tegasnya. Pertemuan ini dihadiri Kepala Dinas KISP Kaltara Dr. H. Iskandar dan Plt Kepala Biro Hukum Setdaprov Kaltara Iswandi Ibrahimsyah.

Media dan Swasta Diajak Perkuat Ekonomi Daerah

Selain soal etika jurnalistik, Denny juga menyoroti tantangan fiskal Kaltara yang masih bergantung pada transfer pusat. Ia menyebut penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi pekerjaan rumah bersama yang membutuhkan keterlibatan media dan dunia usaha.

“Kaltara dibangun bukan hanya oleh pemerintah, tetapi semua pihak memiliki peran penting, termasuk dunia usaha, tentu tetap berada di jalur yang tepat,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri perwakilan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Kaltara. Denny berharap sinergi ini terus berjalan demi pembangunan daerah yang transparan dan partisipatif.

Bagikan
Sumber: niaga.asia

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks