TANJUNG SELOR — Personel kepolisian bersiaga di sejumlah titik strategis untuk mengawal rombongan Pawai Obor jemaat Gereja GKII Tanjung Selor. Langkah preventif ini diambil guna memastikan rangkaian kegiatan keagamaan di wilayah hukum Polresta Bulungan tetap berjalan kondusif dan memberikan rasa aman bagi umat Kristiani yang sedang beribadah.
Sebanyak 22 Personel Disiagakan di Sepanjang Jalan S. Parman
Kegiatan pengamanan dimulai sejak pukul 17.30 WITA dengan melibatkan 22 personel lapangan. Dari total 23 petugas yang direncanakan, satu personel dilaporkan berhalangan hadir karena sakit. Penjagaan difokuskan pada area utama Gereja GKII Tanjung Selor serta rute yang dilintasi peserta pawai di sepanjang Jalan S. Parman.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto, melalui Kasi Humas Aipda Hadi, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat merupakan bentuk pelayanan nyata. Petugas tidak hanya berjaga di gerbang rumah ibadah, tetapi juga mengatur pergerakan massa agar tidak mengganggu ketertiban umum.
”Sesuai arahan Bapak Kapolresta, kami menempatkan personel di titik-titik strategis untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan keamanan para jamaah yang mengikuti Pawai Obor,” ujar Aipda Hadi.
Arus Lalu Lintas Tetap Tertib Meski Terjadi Kepadatan
Meskipun jumlah peserta pawai cukup banyak dan sempat menimbulkan kepadatan di beberapa ruas jalan, arus lalu lintas terpantau tetap mengalir. Koordinasi antara petugas kepolisian dan panitia gereja menjadi kunci kelancaran acara hingga seluruh rangkaian pawai berakhir pada malam hari.
Hingga kegiatan dinyatakan selesai, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sekitar lokasi dilaporkan aman tanpa ada gangguan menonjol. Pihak kepolisian mengapresiasi sikap kooperatif para jemaat dan warga sekitar yang turut menjaga ketertiban selama acara berlangsung.
”Kegiatan berlangsung aman dan lancar. Kami berterima kasih kepada masyarakat dan jemaat yang telah bekerja sama menjaga ketertiban selama acara berlangsung,” tutup Aipda Hadi.