Pertamina EP Tanjung Field Fasilitasi 1.156.000 Liter Air Bersih untuk Warga Tabalong Hadapi Kekeringan dan Karhutla

Penulis: Naufal Aditama  •  Selasa, 27 Oktober 2026 | 11:45:30 WIB
PEP Tanjung Field menyalurkan 1.156.000 liter air bersih untuk warga Kabupaten Tabalong selama musim kemarau.

TABALONG — Kolaborasi PEP Tanjung Field dan BPBD Kabupaten Tabalong bergerak lewat jalur operasional: air diambil dari area kerja perusahaan, lalu diangkut armada BPBD ke titik-titik yang membutuhkan. Skema itu dipakai untuk dua kebutuhan sekaligus, yakni konsumsi warga dan pasokan pemadaman.

Field Manager PEP Tanjung Field Charlie Nainggolan menyebut perusahaan memfasilitasi pengambilan air sesuai kebutuhan lapangan. Menurut dia, air tidak hanya untuk keperluan sehari-hari warga, tetapi juga menopang kesiapsiagaan petugas saat insiden kebakaran muncul.

Wilayah Jangkauan: dari Murung Pudak sampai Desa Ribang

Distribusi menyebar di sejumlah titik Kabupaten Tabalong. Kawasan sekitar Kecamatan Murung Pudak menjadi salah satu area penerima, sementara sisi paling jauh mencapai Desa Ribang di Kecamatan Muara Uya.

Rentang wilayah itu menunjukkan skala kebutuhan yang tidak kecil di musim kemarau. Warga memakai air untuk keperluan rumah tangga dan sanitasi, sedangkan BPBD memanfaatkannya untuk mendukung penanganan kebakaran hutan, lahan, dan permukiman.

Air untuk Dua Beban Sekaligus: Rumah Tangga dan Pemadaman

Kemarau tahun ini menempatkan Tabalong pada dua tekanan berbarengan. Kekeringan mengurangi pasokan air bersih, sementara cuaca kering memperbesar risiko kebakaran di lahan dan permukiman.

Charlie menyatakan pasokan air berperan ganda dalam kondisi tersebut. "Kami berharap bantuan air bersih ini dapat membantu kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan sekaligus memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana," ujarnya.

Pemerintah desa di lapangan merasakan langsung manfaat fasilitasi itu. Kepala Desa Kapar Saipul Rahman menyampaikan terima kasih atas respons cepat saat kebakaran terjadi di desanya dan saat kekeringan melanda.

"Kami berterima kasih kepada PEP Tanjung Field dan BPBD Tabalong atas bantuan dalam menghadapi kebakaran dan kekeringan. Semoga dukungan ini dapat memperkuat kesiapsiagaan kami dalam menghadapi bencana," kata Saipul.

Sinergi Perusahaan-Daerah Jadi Kunci Penanganan Bencana

Ketua Pelaksana BPBD Kabupaten Tabalong Haris Fakhrozi menilai kolaborasi dengan PEP Tanjung Field memperkuat kapasitas daerah. Menurutnya, sinergi perusahaan dan pemerintah daerah membantu warga menghadapi dampak bencana serta mendukung penanganan kebakaran.

Pola kerja sama ini memindahkan sebagian beban logistik air dari pemerintah daerah ke fasilitas operasional perusahaan. BPBD tetap memegang kendali armada dan penyaluran, sementara pasokan air datang dari PEP Tanjung Field.

Bagi warga sekitar wilayah operasi, fasilitasi tersebut menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap kebutuhan dasar di musim kering. Total 1.156.000 liter air yang tersalurkan sejak Agustus hingga 7 Oktober 2026 menjadi catatan tersendiri bagi Tabalong di tengah tekanan kekeringan dan karhutla.

Reporter: Naufal Aditama
Sumber: kaltarastories.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top