KALIMANTAN UTARA — Krisjiana Baharudin, suami penyanyi Siti Badriah, baru saja menjalani prosedur vasektomi. Kabar ini dibagikan Siti Badriah lewat unggahan Instagram pada Rabu (16/9/2026), lengkap dengan foto kedua anak mereka yang menemani Kris di ruang perawatan. Keputusan ini langsung menuai pro dan kontra, sampai Kris membuka sesi tanya jawab untuk menanggapi kekhawatiran netizen.
Unggahan Siti Badriah memperlihatkan Krisjiana terbaring di tempat tidur pasien sebelum operasi dimulai. Kedua anak mereka ikut mendampingi. Siti menuliskan caption singkat, "Bismillah lancar operasinya.. terimakasih banyak sayangku".
Vasektomi adalah prosedur kontrasepsi pria dengan cara menutup atau memotong saluran sperma. Prosedur ini bersifat permanen dan umumnya dipilih pasangan yang sudah mantap tidak ingin menambah anak lagi.
Keputusan Krisjiana justru memicu reaksi beragam di kolom komentar. Banyak netizen mendukung, tapi tak sedikit yang mempertanyakan alasannya, terutama soal kemungkinan bercerai di kemudian hari.
Menanggapi pro dan kontra itu, Krisjiana membuka sesi QnA di Instagram Story. Salah satu netizen menyampaikan kekhawatirannya dengan nada ragu.
"Ganteng muda banyak uang, sayang banget. Srg vasek, kalo cerai punya istri baru gimana?" tanya netizen tersebut.
Pertanyaan itu menyentuh kekhawatiran yang cukup umum: bagaimana jika pernikahan berakhir dan pria yang sudah vasektomi ingin punya anak lagi dari pasangan baru. Krisjiana menjawab pertanyaan itu langsung melalui sesi tanya jawab tersebut.
Vasektomi sering disalahpahami sebagai bentuk kehilangan kejantanan. Padahal prosedur ini tidak memengaruhi hormon, gairah, maupun kemampuan seksual pria. Yang berubah hanya kemampuan menghasilkan kehamilan.
Prosedur ini juga bisa dibatalkan lewat operasi penyambungan kembali, meski tingkat keberhasilannya tidak selalu tinggi dan bergantung pada lama waktu sejak vasektomi dilakukan. Karena itu, vasektomi sebaiknya dianggap sebagai keputusan permanen.
Bagi pasangan yang masih ragu soal jumlah anak di masa depan, konsultasi dengan dokter kandungan atau ahli urologi jadi langkah penting sebelum memutuskan. Diskusikan bersama pasangan, bukan sepihak.
Jika suami atau pasangan mempertimbangkan vasektomi, jadwalkan konsultasi lebih dulu. Dokter akan menjelaskan prosedur, risiko, efek samping, hingga kemungkinan pembatalan di kemudian hari.
Setelah prosedur, biasanya muncul nyeri ringan, bengkak, atau memar di area skrotum yang hilang dalam beberapa hari. Segera hubungi dokter jika nyeri memburuk, muncul demam, atau ada pendarahan.
Keputusan Krisjiana menjalani vasektomi memang memicu perdebatan, tapi yang terpenting adalah komunikasi terbuka antara suami dan istri. Setiap pasangan punya pertimbangan berbeda soal jumlah anak dan masa depan keluarga. Vasektomi bukan keputusan yang bisa diambil sendiri, melainkan hasil kesepakatan bersama setelah memahami risikonya.